Banda Aceh —Viraltimes.id, Wakil Ketua DPR Aceh Salihin mendesak Menteri Pekerjaan Umum segera mengganti Pelaksana Tugas Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini. Desakan ini muncul buntut lambatnya penanganan putusnya jalan dan jembatan Enang-Enang akibat bencana.
Menurut Salihin, BPJN dinilai tidak hadir saat warga terpaksa gotong royong membuka akses demi menjaga konektivitas antarwilayah. Ironisnya, kata dia, BPJN justru datang menghentikan kerja swadaya masyarakat dengan dalih faktor keselamatan, lalu belakangan kembali untuk menyampaikan permintaan maaf.
“Kalau rakyat sudah turun tangan karena negara absen, lalu negara datang hanya untuk melarang, itu mencederai rasa keadilan,” ujar Salihin, Kamis 2/10/2026.
Salihin menilai sikap BPJN Aceh menunjukkan lemahnya respons tanggap darurat. Ia meminta Kementerian PU mengevaluasi total kinerja BPJN Aceh dan segera menunjuk pejabat definitif yang lebih sigap di lapangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Plt Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini terkait desakan pencopotan tersebut.
Poin tuntutan Salihin:
- Copot Plt Kepala BPJN Aceh*: Dinilai gagal tangani putusnya jalan-jembatan Enang-Enang.
- Evaluasi total BPJN Aceh*: Respons bencana dianggap lambat dan tidak solutif.
- Utamakan konektivitas warga*: Negara harus hadir lebih cepat dibanding inisiatif swadaya.
Rian
