Pengadaan Sepatu Sekolah Oleh Kementerian Sosial Menuai Sorotan Publik

 


Jakarta- Viraltimes.id, Kasus anggaran di Kementerian Sosial untuk pengadaan  sepatu program Sekolah Rakyat menjadi viral setelah publik menyoroti alokasi dana sebesar Rp27 miliar untuk 39.345 pasang sepatu sekolah yang memunculkan asumsi harga satu pasang sepatu mencapai Rp700.000, padahal pemilik merek (Aerostreet) menyatakan harga asli di pasar hanya sekitar Rp170.000. Senin, 4/5/2026.

Polemik ini bermula dari dokumen rencana anggaran pengadaan sepatu untuk siswa dalam program Sekolah Rakyat dibawah Kementerian Sosial. Anggaran total senilai Rp27 miliar tersebut memicu perdebatan karena jika dibagi dengan target jumlah siswa, harga satuannya dianggap tidak masuk akal untuk standar sepatu sekolah lokal.

Adhitya Caesarico, pemilik brand lokal Aerostreet yang produknya diduga masuk dalam rencana pengadaan tersebut, memberikan klarifikasi melalui media sosial:

Ia menegaskan bahwa harga retail sepatu sekolah Aerostreet hanya berkisar Rp170.000.

Pihak Aerostreet menyatakan keberatan jika nama produk mereka diseret-seret dalam polemik anggaran yang nilainya membengkak berkali-kali lipat di dokumen perencanaan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memberikan penjelasan untuk meredam kritik publik:

Anggaran tersebut diklaim tidak hanya untuk fisik sepatu, tetapi mencakup kebutuhan operasional, distribusi, serta kebutuhan siswa lainnya seperti makan, minum, dan seragam.

Angka Rp27 miliar disebut sebagai alokasi awal. Harga final akan ditentukan melalui proses lelang yang transparan, yang memungkinkan harga menjadi lebih murah

Sumber Berita Terpercaya

Beberapa media yang meliput polemik ini secara detail antara lain:

Law-Justice.co: Melaporkan tanggapan Mensos terkait sorotan anggaran Rp27 Miliar.

InfoIndonesia.id: Mengulas reaksi warganet dan perbandingan harga brand lokal yang terlibat.

Redaksi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama