Dewan Pertimbangan Feradi WPI Subur Jaya Sufaldi Tampilang Desak Pelaku Harus Dijerat Pasal Berlapis

 

Manado — Viraltimes.id, Peristiwa penikaman yang terjadi di rumah duka almarhum Maickel Lantu (Pato Anoa), kawasan Teling Anoa, Kota Manado, mengguncang publik. Insiden berdarah tersebut menyebabkan korban yang dikenal dengan sebutan Mat Ular mengalami luka serius akibat lima tusukan.

Korban dilaporkan selamat dan tengah mendapatkan penanganan medis.

Kejadian yang berlangsung di tengah suasana duka ini menuai kecaman dari berbagai pihak. 

Selain dinilai tidak berperikemanusiaan, tindakan para pelaku juga dianggap mencederai nilai sosial dan adat yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap orang yang berduka.

Dewan Pertimbangan Feradi WPI Subur Jaya, melalui Asisten Advokat Sufaldi Tampilang, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., angkat bicara terkait kasus tersebut. Ia menilai bahwa peristiwa ini tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa.

“Jika dilihat dari kronologis dan jumlah pelaku, ini sangat kuat mengarah pada dugaan pembunuhan berencana. Sangat disayangkan jika nantinya hanya dikenakan satu pasal. Harus ada penerapan pasal berlapis agar mencerminkan rasa keadilan,” tegasnya.

Menurutnya, keberanian para pelaku melakukan aksi penikaman di rumah duka menunjukkan adanya unsur kesengajaan dan kemungkinan perencanaan sebelumnya. Hal ini, kata dia, menjadi dasar kuat bagi aparat penegak hukum untuk memperdalam penyelidikan.

Ia juga mendesak pihak Kepolisian Kota Manado agar bertindak tegas dan profesional dalam mengusut kasus ini, termasuk memastikan seluruh pelaku dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya berharap pihak kepolisian tidak hanya fokus pada sebagian pelaku, tetapi mampu mengungkap semua yang terlibat. Enam orang tersangka ini bukan angka kecil, dan sangat tidak masuk akal jika tidak ada perencanaan di baliknya,” lanjutnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib. Masyarakat pun menanti langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap motif di balik penikaman brutal yang terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang penghormatan terakhir bagi almarhum.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil sangat dibutuhkan, demi menjaga rasa aman serta kepercayaan publik terhadap institusi hukum di Kota Manado.

Sufaldi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama