TALIABU – Viraltimes.id, Polemik kembali mencuat di Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Penjabat (Pj) Kepala Desa, Nurvita Hariru, kini menjadi sorotan tajam warga setelah diduga tidak menjalankan tugasnya secara maksimal, bahkan terkesan hanya “menikmati jabatan”.
Berdasarkan informasi dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, Desa Talo diketahui telah beberapa kali melakukan pencairan anggaran desa. Namun, hingga kini, tanda-tanda pembangunan yang seharusnya dirasakan masyarakat justru tidak terlihat sama sekali.
“Dana sudah cair berulang kali, tapi tidak ada perubahan di desa. Pembangunan nihil,” ungkap sumber tersebut.
Kondisi ini semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap pengelolaan anggaran desa yang dinilai tidak transparan.
Tak hanya itu, Pj Kades Nurvita Hariru juga dikabarkan telah mengambil cuti sejak bulan Desember dengan alasan melahirkan. Namun yang menjadi pertanyaan besar, hingga saat ini yang bersangkutan disebut tidak pernah kembali ke desa untuk menjalankan tugasnya sebagai kepala pemerintahan setempat.
“Sudah berbulan-bulan tidak terlihat di tempat. Desa seperti tanpa pemimpin,” tambah sumber tersebut.
Di tengah kekosongan kepemimpinan itu, muncul pula sorotan lain yang tak kalah mengundang tanya. Warga mengaku melihat suami Pj Kades datang ke desa menggunakan mobil mewah jenis Pajero berwarna hitam. Hal ini memicu spekulasi di tengah masyarakat mengenai asal-usul kendaraan tersebut.
“Publik bertanya-tanya, itu mobil dari mana? Sementara yang bersangkutan tidak diketahui memiliki usaha,” ujar seorang warga.
Situasi ini memantik keresahan dan kecurigaan masyarakat yang mendesak adanya perhatian serius dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, untuk melakukan penelusuran dan audit terhadap penggunaan anggaran desa.
Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi hal mendesak untuk menghindari potensi penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat Desa Talo.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pj Kepala Desa Nurvita Hariru terkait berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sufaldi
