**
Aceh Tenggara– Viraltimes.id, setelah Proyek pelebaran Jalan Nasional Meulaboh–Nagan Raya yang digarap BPJN Aceh, kini timbul jalan Nasional Kutacane-Medan lumpuh total. Puluhan emak-emak Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, nekat turun ke aspal dan memblokade jalur vital Sumatera itu.
Pemicunya: Jembatan Kuning I yang dinilai terlalu rendah dan jadi langganan penyebab banjir tiap hujan deras. Warga menyebut pemerintah tutup mata.
"Kami sudah capek jadi korban banjir. Tiap hujan, rumah kerendam. Jembatan nasional ini sumber masalah, tapi pemerintah diam saja," ujar Edi, warga Kuning I.
Edi menegaskan keluhan sudah berkali-kali dilayangkan. Hasilnya nihil. Tak ada kajian teknis, apalagi rehabilitasi. Sementara banjir tak hanya menenggelamkan rumah, tapi juga menelan badan jalan nasional. Ekonomi warga ikut tersendat.
Blokade yang dimotori para ibu rumah tangga ini membuat antrean kendaraan mengular di dua arah. Truk logistik, angkutan umum, hingga ambulans tak bisa lewat.
Sorotan tajam warga mengarah ke PPK Balai Pelaksana Jalan Nasional dan koordinator lapangan. Mereka dituding abai terhadap jeritan warga Kuning I selama bertahun-tahun.
"Kami minta Bupati Aceh Tenggara dan Pemprov Aceh jangan lagi buang badan. Segera audit teknis dan bangun ulang Jembatan Kuning I. Ini urat nadi ekonomi. Kalau jembatan ini ambruk, Aceh Tenggara terisolasi," tegas Edi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari BPJN Aceh maupun Pemkab Aceh Tenggara terkait tuntutan warga dan lumpuhnya jalur Kutacane-Medan.
Rian
