Banda Aceh - Viraltimes.id, Pemerintah Aceh terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian pascabencana sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyatakan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp380.033.300.000.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan utama, seperti optimasi lahan (oplah), rehabilitasi lahan, dan pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan jalan usaha tani. "Pemerintah Aceh fokus mempercepat seluruh tahapan kegiatan agar lahan pertanian yang terdampak bencana dapat segera kembali produktif," kata M. Nasir.
Kegiatan oplah untuk sawah dengan tingkat kerusakan ringan akan dialokasikan anggaran sebesar Rp155.658.250.000 dan mencakup 16 kabupaten/kota dengan total luas 27.071 hektare. Tahap perencanaan (SID/DRT) telah mencapai progres 12.205 hektare atau sekitar 45 persen dari total target.
M. Nasir menambahkan bahwa kegiatan konstruksi oplah dan pengolahan lahan akan dilaksanakan setelah tahap perencanaan selesai. "Kami berharap lahan pertanian dapat segera kembali produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian pascabencana demi menjaga ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.
121AN
