JALAN NASIONAL BLANG PULO-PALOH TERBENGKALAI! PRESMA UIN SUNA: INI PEMBIARAN YANG ZALIM

 

LHOKSEUMAWE  _ViralTimes.id

Proyek jalan nasional berubah jadi sumber penderitaan. Ruas Blang Pulo - Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe yang sudah dikeruk berbulan-bulan hingga kini tak kunjung diaspal ulang oleh pihak pelaksana.

Kondisi ini memicu protes keras dari Presiden Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Fauzan Azima.

“Ini bukan lagi keterlambatan. Ini pembiaran. Jalan sudah dikeruk sejak lama tapi dibiarkan mangkrak. Negara hadir untuk menyiksa rakyatnya sendiri,” tegas Fauzan, Minggu 23/8/2026.

Akibat badan jalan yang terbengkalai, debu tebal membumbung tinggi setiap kali kendaraan melintas. 

1.  Jarak pandang nol - rawan kecelakaan lalu lintas

2.  Polusi debu harian - mengancam kesehatan saluran pernapasan warga sekitar

3.  Aktivitas ekonomi lumpuh- toko, warung, dan sekolah di sepanjang jalan terpaksa menutup pintu

“Anak-anak kami batuk setiap hari. Ibu-ibu jualan pakai masker rangkap. Ini proyek untuk siapa? Untuk rakyat atau untuk menyiksa rakyat?” ujar warga Muara Satu yang geram.

Fauzan menuntut Balai PJN, PPK, dan Kontraktor pelaksana segera turun dan bertanggung jawab. Jangan lempar tanggung jawab.

1.  Aspal ulang secepatnya ruas Blang Pulo-Paloh. Jangan tunggu ada korban dulu.  

2.  Berikan penyiraman jalan tiap hari selama belum diaspal. Ini kewajiban, bukan sedekah.  

3.  Audit dan evaluasi kontraktor yang kerjanya lambat dan tidak punya rasa kemanusiaan.”

Ia juga mendesak Komisi V DPR RI dan Ombudsman masuk mengawasi. Karena uang negara sudah keluar, tapi hasilnya cuma debu dan penderitaan.

“Jangan sampai anggaran jalan nasional ini hanya jadi bancakan. Rakyat Muara Satu sudah cukup sabar,” tutup Fauzan.

Hingga berita ini tayang, pihak BPJN Wilayah I Aceh dan PPK terkait belum memberikan klarifikasi

HAK JAWAB : Pihak Balai PJN dan kontraktor pelaksana berhak memberikan klarifikasi.

(Rian)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama