Konsulidasi Referendum Damai Rakyat Moloku Kieraha Berhasil Terselenggarah dengan Lancar dan damai.

 


Ternate - Viraltimes.id, Persiapan kegiatan Referendum Rakyat Moloku Kieraha  Menghasilkan

4 Keputusan Bersama tambah 5 tuntutan Rakyat di Tambah Dua Dukungan Kesultanan dan Aliansi Moloku Kieraha 

 Konsolidasi Referendum Damai telah terselenggara dengan sukses hari ini Selasa 25/08/2026.

Musyawarah berjalan Sangat Antusias serta penuh kebersamaan, melibatkan perwakilan Dua Kesultanan Besar  Ternate dan Tidore  bersama Aliansi Moloku Kie Raha Menggugat menyepakati langkah konsulidasi lanjutan.

5 (Lima)  Tuntutan Rakyat Moloku Kieraha Tanpa   Kompromi

Lima Poin ini menjadi pokok bahasan utama dalam seluruh agenda perjuangan dan seminar mendatang:

 Tuntutan 

Batalkan UU ESDM dan UU Minerba serta Kembalikan kewenangan pengelolaan SDA dari Pusat ke Daerah. UU ini telah merampas hak rakyat dan memiskinkan Rakyat Maluku Utara selama 16 tahun  Lunasi Seluruh Tunggakan  DBH Bayar penuh  Dana Bagi Hasil yang tertunggak.karena Itu bukan sedekah tapi hak rakyat yang sah. Tanpa potongan, tanpa alasan, tanpa penundaan. 

Hormati hak Ulayat dan Pulihkan lingkungan Akui hak ulayat 4 Kesultanan. Ganti rugi tanah adat yang dirampas. Serta Pulihkan kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Tanah adat bukan barang jualan. 

 Berikan Ruang Buruh UMKM dan Putra daerah Buka akses nyata dalam rantai industri, kuota kerja, dan pengadaan proyek. Rakyat lokal bukan penonton di tanah sendiri.

Tapi kita mitra yang setara.untuk 

Tegakan UUD 1945 Pasal 33 & 34 Kekayaan alam dikuasai untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat  bukan untuk modal asing dan elit. Negara wajib memelihara rakyat miskin  bukan membiarkan mereka semakin miskin. 

"5 Tuntutan ini Bukan negosiasi tapi ini hak Kita Semua atau tidak ada. Sekarang atau tidak pernah."

Empat Keputusan Resmi yang di tekan Bersama 

Sekretariat Pusatu dipindahkan ke Keraton Kesultanan Ternate 

Sekretariat dan posko pusat perjuangan resmi dipindahkan ke Kadaton Kesultanan Ternate — akan dijadikan pusat komando, sentral informasi, dan kantor perjuangan. Simbol: perjuangan ini berada di bawah naungan dan perlindungan adat leluhur.

Meminta Restu dan Pandangan Empat Kesultanan Moloku Kieraha.

Langkah konsolidasi selanjutnya akan dilakukan dengan menghadap dan meminta restu serta pandangan dari Empat Kesultanan Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo. Perjuangan ini bukan di atas kepala, tapi di bawah bimbingan dan kebersamaan seluruh institusi adat Moloku Kie Raha.

Persiapan Kampanye dan Formalitas Perjuangan 

Aliansi akan segera menyusun materi kampanye, dokumen formal, dan kelengkapan pergeraDan secara terstruktur, sistematis, dan transparan  agar setiap langkah jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan dipahami seluruh masyarakat.

Seminar Tingkat Maluku Utara akan di Laksanakan Sabtu, 29 Agustus 2026 Sedangkan Seminar besar akan diselenggarakan dengan kehadiran:

- Empat Kesultanan Moloku Kie Raha serta

-  Perangkat Pemerintah Daerah & Provinsi

- Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Akademisi, OKP, Buruh, Nelayan, Mahasiswa serta

- Berbagai elemen masyarakat luas

Dalam seminar tersebut akan dibahas dan ditetapkan:

 5 Tuntutan Rakyat akan dibahas secara mendalam bersama para ahli Sedangkan

Arah dan agenda resmi Referendum Damai Jilid II

 Kesepakatan bersama seluruh elemen perjuangan agar menuju 

Langkah konkrit berikutnya dengan restu Empat Kesultanan Moloku Kieraha 

Pernyataan Bersama 

Perjuangan ini semakin kokoh, semakin resmi, dan semakin bersatu di bawah naungan Empat Kesultanan Moloku Kie Raha. Tidak terburu-buru, tidak terpecah — maju bersama, berunding bersama, menang bersama.

Gandy haji 

 

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama