Banda Aceh - Viraltimes.id, Sekretaris Dinas Pertanian dan perkebunan aceh (Sekdistanbun) Aceh, Dr. Zulfadli, SP, MP, membuka Acara Pertemuan Sosialisasi Kegiatan Peremajaan Kelapa Sawit Tahun 2026 di Banda Aceh. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 kabupaten/kota yang membidangi Perkebunan, serta mitra kerja dari Universitas Syiah Kuala (USK), Badan Pengelola Kawasan Hutan (BPKH), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Dalam sambutannya, Dr. Zulfadli menekankan pentingnya peremajaan kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan. "Peremajaan kelapa sawit merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian Aceh," katanya.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Togu Rudianto Saragih, SH.,MH, selaku Perancang Peraturan Ahli Muda, Ditjen Perkebunan Kementan, dan Reza Ferdian, S.STP, , Kadiskop dan UKM Aceh. Mereka membahas tentang kebijakan dan strategi peremajaan kelapa sawit, serta peluang dan tantangan dalam pelaksanaannya.
Togu Rudianto Saragih menjelaskan bahwa peremajaan kelapa sawit merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan. "Kami terus mendukung upaya peremajaan kelapa sawit di Aceh dan berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat," katanya.
Reza Ferdian menambahkan bahwa peremajaan kelapa sawit juga dapat meningkatkan nilai tambah produk perkebunan dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. "Kami siap mendukung upaya peremajaan kelapa sawit di Aceh dan berharap dapat meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian Aceh," katanya.
Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya peremajaan kelapa sawit, serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah, petani, dan mitra kerja dalam melaksanakan peremajaan kelapa sawit di Aceh.
121AN
