Tasikmalaya- Viraltimes.id, Kami tentunya memberikan apresiasi tinggi atas keberanian panitia menyelenggarakan event berskala nasional.Jadi,Tasik Open telah mengalami progres yang sangat signifikan.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat, Sabeumnim Divie, S.H., M.H., saat gelaran acara Kejuaraan Taekwondo Nasional Tasik Open 9 untuk kategori Kyorugi dan Poomsae di GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya.pada Sabtu
(2 -5-2026)
Tentunya ini,menjadi bukti geliat prestasi taekwondo di Jawa Barat, sekaligus menjadi ajang evaluasi sarana olahraga daerah.
Dulu mungkin kesannya masih 'jago kandang' karena cakupannya se-Priangan Timur. akan tetapi sekarang, mereka berani mengambil risiko dengan melibatkan peserta dari lima provinsi,"kata Divie
Divie menambahkan,Ini sangat positif sebagai tolok ukur atlet Tasikmalaya saat berhadapan dengan atlet luar daerah,jelas sangat membanggakan mengenai prestasi atlet lokal.
"Dimana yang menggembirakan yakni salah satu atlet Kota Tasikmalaya baru saja meraih medali emas di Kejurnas Kalimantan. Kejuaraan kali ini diikuti sekitar 1.250 peserta.
Adapun atlet pengiriman terjauh berasal dari Banten, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,itu bukti geliatnya olahraga teakondo,yang patut kita apresiasi
" kami berharap tahun depan ada gedung yang mampu mengakomodir peserta lebih banyak. Kami sudah sampaikan ke Wakil Walikota, karena Tasikmalaya adalah salah satu kota terbaik di Jawa Barat.
Untuk itu,Keberadaan sarana olahraga yang representatif sangat dibutuhkan masyarakat,karena akan jadi penunjang untuk semangatnya para atlet,"ujar Divie
Selain itu,seharisnya Pemerintah Kota maupun Provinsi memberikan perhatian lebih terhadap prasarana olahraga. Setidaknya jika belum bisa membangun gedung baru yang megah, renovasi pada fasilitas yang ada sangat diperlukan.
Sementara itu,Wakil Walikota Tasikmalaya, Dicky Chandra, mengaku prihatin dengan kondisi fasilitas saat ini yang belum maksimal dalam mendukung kenyamanan atlet maupun penonton.
Tentunya Jujur saya sedikit terpukul melihat kondisi lapangan kita yang kurang representatif. Kami sangat berharap ada gambaran baik ke depan untuk mewujudkan perluasan wilayah kejuaraan, karena ini memang sangat diperlukan bagi para atlet,"ujarnya
Namun, ia tidak menampik adanya kendala finansial yang dihadapi pemerintah daerah. Dicky menyebut bahwa efisiensi anggaran sedang terjadi di semua lini, mulai dari daerah hingga pusat.
Umtuk itu, tentunya kami belum bisa membangun sepenuhnya dengan anggaran yang ada sekarang, sehingga bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat sangat kami harapkan.
Kedepannya Mudah-mudahan seiring berjalannya waktu, apa yang kita cita-citakan untuk kemajuan olahraga di Tasikmalaya bisa terwujud,
Pasalnya kita semua sangat membutuhkan gedung yang refresentatif guna membakar semangat para atlet,"pungkasnya (MH)
