Galian Kabel di Jalan Protokol Pringsewu Dikeluhkan, Warga Soroti Kerusakan Trotoar

 

Pringsewu-viraltimes.id, Aktivitas galian kabel di tepi ruas jalan protokol di wilayah Pringsewu menuai keluhan warga. Selain dinilai merusak estetika kota, kondisi galian yang terbuka tanpa penanganan rapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat lubang galian memanjang di sisi jalan yang berdekatan dengan drainase. Tanah bekas galian menumpuk di bahu jalan, sementara puing dan material batu berserakan. Di beberapa titik, pengamanan hanya menggunakan kayu dan pita pembatas seadanya tanpa rambu peringatan yang memadai.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyebut, galian tersebut diduga merupakan pekerjaan pemasangan kabel milik Telkom Indonesia. Namun, proses pengerjaan dinilai tidak memperhatikan dampak lingkungan maupun kenyamanan publik.

“Sekarang pemerintah daerah sedang berbenah mempercantik jalan protokol, tapi dengan adanya galian seperti ini justru terlihat kumuh dan semrawut,” ujarnya.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti adanya bagian trotoar yang sebelumnya telah dibeton justru ikut dirusak untuk kepentingan galian. Hal ini memicu pertanyaan terkait legalitas dan pengawasan pekerjaan tersebut.

“Bahkan ada tepian trotoar yang sudah dibeton dirusak dan digali. Apa itu tidak melawan hukum?” tambahnya.

Selain mengganggu pemandangan, kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua, terutama pada malam hari atau saat hujan. Drainase yang terbuka dan bercampur dengan galian juga memperparah kesan kumuh serta berisiko menyebabkan genangan air jika tidak segera ditangani.

Warga berharap pihak terkait, baik kontraktor pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab, segera melakukan perapihan serta menutup kembali galian sesuai standar. Mereka juga meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap pekerjaan utilitas di ruang publik agar tidak merusak fasilitas yang telah dibangun.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai proyek galian tersebut maupun rencana perbaikannya.

Redaksi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama