Tasikmalaya- Viraltimes.id, Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra,hadiri acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pemasaran PPKT Tasikmalaya Tahun Buku 2025,pada Sabtu (09/05/2026).diJl. Dr. Mohamad Hatta,Kota Tasikmalaya.
Acara RAT tersebut Mengusung tema strategis "Dari Cagar Budaya ke Cagar Ekonomi: Optimalisasi Monumen Koperasi untuk Koperasi yang Adaptif dan Berdaya Saing.
Disela sela acara tersebut, Diky Candra menekankan bahwa status cagar budaya bukan sekadar label, melainkan pengakuan atas sejarah panjang Tasikmalaya sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat.
"Alhamdulillah, kita harus paham ada dua jenis bisnis: pribadi dan komunal. Kami terus mengingatkan pemerintah pusat, jika bicara soal pondasi ekonomi desa dan kerakyatan, Tasikmalaya adalah titik nolnya. Tugu Koperasi di sini adalah bukti otentik lahirnya pergerakan koperasi,"kata Diky
Untuk itu, Diky Candra menyoroti tantangan besar dalam membangun kerja sama. Baginya, koperasi adalah jawaban atas sulitnya membangun komunikasi dan kolaborasi di zaman sekarang. Koperasi menjadi wadah utama untuk menciptakan ekosistem bisnis bersama yang kuat.
Dengan semangat "Cagar Ekonomi", koperasi diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga yang modern dan mampu bersaing di pasar global.
"Jadi Kehadiran koperasi di Tasikmalaya diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah. "Penting bagi koperasi untuk menciptakan bisnis komunal di wilayah ini.
Harapannya, dengan hadirnya koperasi yang kuat di Tasik, kita bisa membantu masyarakat mengatasi kesulitan ekonomi secara bersama-sama,"
Langkah menjadikan Tugu Koperasi sebagai Cagar Budaya Nasional diharapkan tidak hanya menarik wisatawan sejarah, tetapi juga membangkitkan kebanggaan warga Tasikmalaya untuk kembali bergotong-royong melalui koperasi.
Dari Kota Tasikmalaya, semangat ekonomi kerakyatan kini siap kembali mendunia,mudah mudahan Kota Tasikmalaya menjadi icon untuk daerah lainnya,"pungkasnya(MH)
