BIREUEN – Viraltimes.id, Lambatnya pembangunan Jembatan Kutablang yang menjadi jalur utama logistik di Aceh menuai keluhan warga. Kondisi jembatan yang sempit dan rusak menyebabkan kemacetan panjang setiap hari, Kamis (16/04/2026).
Warga setempat mengaku harus menghadapi antrean kendaraan yang kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Situasi tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat serta distribusi barang.
“Setiap hari kami terjebak macet tanpa kepastian. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas kami,” ujar salah seorang warga.
Jembatan Kutablang saat ini memang tengah dalam proses pembangunan. Namun, progres yang dinilai lambat membuat masyarakat mempertanyakan keseriusan pelaksanaan proyek tersebut.
Warga berharap pemerintah dapat mempercepat penyelesaian pembangunan, mengingat akses jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kami hanya ingin jalan yang aman dan lancar. Ini kebutuhan utama, bukan sekadar janji,” kata warga lainnya.
Selain berdampak pada mobilitas, kondisi jembatan juga memengaruhi perekonomian. Kendaraan besar seperti truk dan bus kesulitan melintas, sehingga distribusi barang terganggu dan biaya transportasi meningkat.
Seorang pedagang di pasar setempat menyebutkan bahwa kondisi ini turut memicu kenaikan harga barang.
“Distribusi tersendat, biaya angkut naik, akhirnya harga barang ikut naik,” ujarnya.
Pemerintah sebelumnya telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Kutablang. Namun hingga kini, masyarakat masih menunggu realisasi janji tersebut, sembari berharap proyek dapat segera rampung demi kelancaran aktivitas dan stabilitas ekonomi di wilayah tersebut.
Rian
