Bandar Lampung,Viraltimes.id - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam di Kota Bandar Lampung mengakitbatkan banjir dan ribuan rumah warga terendam di sejumlah Kecamatan. Peristiwa ini juga menyebabkan seorang warga tewas terseret arus. Adapun identitas korban tewas bernama Dewi Melani seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Garuntang.
Dewi tewas terbawa arus setelah rumahnya terendam air yang disebabkan luapan sungai yang tak kuat menahan debit air. Informasi yang menyebutkan tubuh korban ditemukan warga tak lama usai peristiwa tersebut terjadi dengan kondisi tewas. Masyarakat langsung berupaya melakukan penyelamatan hingga berhasil menemukan tubuh korban.
Pasca kejadian, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana langsung mengunjungi rumah duka dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.
Sementara itu, Andri suami Dewi Melani menceritakan bahwa saat kejadian istrinya sedang membereskan rumah. Rumah korban yang berdekatan dengan aliran sungai, terjadi tanggul setinggi tiga meter jebol, menyebabkan korban tak dapat menyelamatkan diri, dan tenggelam terbawa arus banjir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandar Lampung, Sarkoni menjelaskan korban tertimpa dinding talut yang tidak mampu menahan derasnya aliran air serta tekanan tanah akibat hujan lebat.
“Tim satgas cepat tanggap BPBD bersama warga langsung melakukan evakuasi. Namun korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit,” ujar Sarkoni.
Peristiwa di Garuntang menjadi salah satu yang paling parah di tengah banjir yang melanda hampir seluruh wilayah kota, mulai dari Kedaton, Kemiling, Sukarame hingga kawasan permukiman.
@Widi
