_Aceh Besar, -ViralTimes.id_
Ratusan personel gabungan bersiaga penuh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (14/08/2026).
Mereka mengikuti Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla sekaligus Pengamanan Peringatan Hari Damai Aceh HDA ke-21.
Apel dipimpin langsung oleh dua pimpinan tertinggi di Aceh, yakni "Kapolda Aceh,' Irjen Pol. Ruddi Setiawan" dan "Kasdam Iskandar Muda,'Brigjen TNI Dwi Sasongko"
Dalam amanatnya, "Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan," menegaskan apel ini adalah bentuk kesiapan negara hadir di tengah masyarakat.
"Musim kemarau rawan Karhutla. Di sisi lain kita juga akan memperingati HDA ke-21. Keduanya harus kita amankan. Jangan sampai ada gangguan sekecil apapun," tegas Kapolda Ruddi.
Senada, "Kasdam IM Brigjen TNI Dwi Sasongko" meminta seluruh personel mengedepankan sinergitas.
"TNI-Polri bersama Pemda dan instansi terkait harus satu komando. Titik api harus padam dalam waktu kurang dari 3 jam. Begitu juga pengamanan HDA, harus kondusif dan damai," ujarnya.
RATUSAN PERSONEL DAN ALUTSISTA DITURUNKAN
Apel gabungan ini melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur. Terdiri dari 'TNI Kodam Iskandar Muda, Polri Polda Aceh, Dinas Perhubungan Aceh Besar, Satpol PP & WH, Dinas Damkar, BPBD Aceh Besar,' serta relawan dan instansi vertikal lainnya.
Tidak hanya personel, berbagai peralatan canggih juga ditampilkan. Mulai dari 'mobil pemadam kebakaran,' mobil rescue BPBD,' kendaraan taktis TNI-Polri,' drone pemantau titik api,' hingga peralatan pemadaman darat.'
Pemeriksaan pasukan dan peralatan dilakukan langsung oleh Kapolda Aceh dan Kasdam IM.
3 INSTRUKSI PENTING DARI PIMPINAN APEL
1. Aktifkan Posko Siaga Darurat: Posko Karhutla dan pos pengamanan HDA diaktifkan 24 jam di tingkat kabupaten/kota untuk mempercepat koordinasi lintas sektor.
2. Gencarkan Patroli Terpadu: Tingkatkan patroli di titik-titik rawan kebakaran lahan dan lokasi-lokasi strategis jelang HDA.
3. Edukasi Masyarakat: Ajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Ini merugikan kita semua. Ada sanksi hukum dan dampak kesehatan," imbau Kapolda.
"Momentum Hari Damai harus kita jaga dengan kedamaian. Dan hutan Aceh harus kita jaga dari api," tutup Kapolda Ruddi.
BPBD Aceh Besar,' Ridwan Jamil mengatakan apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla di musim kemarau.
Ia juga menyampaikan pihaknya siap mendukung penuh pengamanan Hari Damai Aceh ke-21 sekaligus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
" Kemi kerahkan seluruh personel BPBD, Damkar, dan relawan. Prinsip kami cepat deteksi, cepat lapor, cepat padam. Momentum damai harus kita jaga dengan lingkungan yang aman," *ujar Ridwan Jamil,' usai apel gabungan di Lanud Sultan Iskandar Muda.
Kegiatan diakhiri dengan defile pasukan dan simulasi pemadaman cepat oleh gabungan Damkar dan BPBD.
Rian

