MBG Lampung Kembali Makan Korban! Dua Dugaan Keracunan dalam Tiga Hari, Program Bergizi Kini Dipertanyakan

 

Pesawaran,Viraltimes.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan. Belum reda kasus dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kabupaten Tanggamus, kini peristiwa serupa kembali terjadi di Kabupaten Pesawaran.

Ironisnya, rentetan kejadian tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu tiga hari, sehingga memunculkan pertanyaan besar mengenai kualitas pengolahan makanan, pengawasan distribusi, hingga standar keamanan pangan yang diterapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik justru menghadirkan kecemasan baru bagi para orang tua. Harapan agar anak pulang sekolah dengan tubuh lebih sehat, berubah menjadi kekhawatiran karena harus pulang melalui ruang pemeriksaan puskesmas.

Pada Jumat (24/7/2026), sedikitnya 32 siswa dan seorang guru SD Negeri 22 Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang disuplai SPPG.

Melihat kondisi para siswa, pihak sekolah segera membawa seluruh korban ke Puskesmas Trimulyo untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani observasi dan perawatan, seluruh korban diperbolehkan pulang. Meski demikian, penyebab pasti munculnya keluhan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Menyikapi kejadian itu, aparat Kecamatan Tegineneng bersama Polsek Tegineneng langsung mendatangi sekolah guna melakukan koordinasi dengan pihak sekolah maupun penyedia MBG dari SPPG yang memasok makanan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai hasil pemeriksaan makanan maupun dugaan penyebab para siswa mengalami keluhan kesehatan. Peristiwa di Pesawaran menambah daftar kasus dugaan keracunan yang berkaitan dengan program MBG di Lampung.

@Widi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama