BANDA ACEH, 6 Juni 2026 –Viraltimes.id, RSUD dr. Zainoel Abidin/RSUDZA menggelar In House Training Hospital Tobacco Treatment Services/HTTS 2026 dengan tema Unmasking the Appeal - Countering Nicotine and Tobacco Addiction
Pelatihan ini diikuti dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga promotif RSUDZA. Tujuannya satu: memperkuat kompetensi nakes RSUDZA sebagai konselor berhenti merokok yang humanis ,berbasis bukti.
Bongkar Kedok Rokok Itu Inti Pelatihan RSUDZA
Tema “Unmasking the Appeal” dipilih RSUDZA karena banyak pasien masih terjebak mitos. Ada yang bilang vape lebih sehat, ada yang bilang rokok bantu hilangkan stres.
Lewat IHT HTTS 2026, nakes RSUDZA dilatih 3 hal utama:
1. Konseling 5A + 5R,Teknik tanya jawab 3 / 5 menit yang bikin pasien sadar tanpa merasa dihakimi.
2. Tata laksana ketergantungan nikotin, Kapan obat NRT atau Vareniclin perlu diresepkan, sesuai SOP RSUDZA.
3. Simulasi CO Analyzer, Alat ukur karbon monoksida di napas. Pasien lihat angka CO-nya tinggi , efek “shock therapy” positif. Ini cara RSUDZA bikin pasien termotivasi berhenti.
“Kami bongkar strategi industri rokok yang targetnya anak muda Aceh. Vape warna-warni, rasa buah, itu semua jebakan. Nakes RSUDZA harus bisa jelaskan ini ke pasien,” jelas tim PKRS RSUDZA.
Dr. Muhazar H, SKM,.M.Kes, Direktur Utama RSUDZA* menegaskan RSUDZA ingin naik level dari rumah sakit kuratif jadi promotif-preventif.
“RSUDZA tidak cukup hanya menangani pasien PPOK, jantung, kanker. Kami harus cegah dari hulu. Kecanduan nikotin itu penyakit, bukan aib. Tugas nakes RSUDZA mendampingi, bukan menghakimi. Lewat pelatihan HTTS 2026 ini, RSUDZA cetak garda depan anti rokok,” ujar Dr. Muhazar H, SKM, M.Kes
RSUDZA sudah Kawasan Tanpa Rokok. Tapi KTR akan berhasil kalau semua nakes RSUDZA jadi contoh konseling.
Layanan Baru di RSUDZA Konseling Berhenti Merokok Gratis.
Hasil langsung dari pelatihan ini, RSUDZA buka layanan 'konseling berhenti merokok di Poli Paru.
Caranya mudah untuk warga Aceh:
1. Daftar poli paru RSUDZA pakai BPJS/KIS.
2. Bilang ke petugas: Mau konseling HTTS RSUDZA
3. Nakes RSUDZA yang sudah bersertifikat akan dampingi. Ada skrining, edukasi, sampai follow up.
RSUDZA juga targetkan tiap poli rawat jalan punya “pojok konseling Jadi pasien hipertensi, diabetes, atau hamil dicek dulu merokok atau tidak.
“Bayangkan kalau 1 orang berhenti merokok, dia hemat Rp600 ribu/bulan. Uangnya bisa untuk anak sekolah. Itu kontribusi RSUDZA untuk ekonomi keluarga Aceh,” tambah Dr. Muhazar.
Rian
