SIGLI – Viraltimes.id Upaya memperkuat perlindungan bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Pidie kembali digencarkan. Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie bersama RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli menggelar _Kick Off_ Imunisasi Campak Rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, dan dokter internship yang bertugas di lingkungan rumah sakit, Rabu 20 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI No. HK.02.02/C/1837/2026 yang menginstruksikan pemberian imunisasi MR bagi seluruh tenaga medis dan kesehatan yang bekerja di rumah sakit pemerintah serta dokter internship.
Aula RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli dipenuhi antusiasme peserta. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar, Kepala Dinas Kesehatan dr. Muhammad Dwi Wijaya, Direktur RSUD TCD Sigli drg. Mohd. Riza Faisal, MARS, Direktur RSUD TAS, jajaran manajemen rumah sakit, dokter spesialis, dokter umum, tenaga kesehatan, kepala puskesmas, serta perwakilan organisasi profesi kesehatan.
Pelaksanaan imunisasi MR dilakukan secara simbolis kepada perwakilan tenaga medis dan tenaga kesehatan RSUD TCD Sigli. Prosesnya dipantau langsung oleh Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan sesuai standar.
Dalam sambutannya, Sekda Samsul Azhar menegaskan bahwa perlindungan tenaga kesehatan adalah prioritas pemerintah daerah.
"Tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan pasien. Melindungi mereka berarti melindungi masyarakat luas. Imunisasi MR ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah agar para petugas tetap sehat, kuat, dan aman dalam bertugas," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie dr. Muhammad Dwi Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen Pemkab Pidie dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, baik bagi petugas maupun pasien.
"Kami ingin memastikan tidak ada celah penularan penyakit di fasilitas kesehatan. Imunisasi MR ini menjadi langkah preventif yang sangat penting, terutama untuk penyakit campak dan rubella yang mudah menular," jelas dr. Dwi Wijaya.
Direktur RSUD TCD Sigli drg. Mohd. Riza Faisal, MARS menjelaskan bahwa pelaksanaan imunisasi sudah disesuaikan dengan panduan Kementerian Kesehatan.
"Untuk tenaga kesehatan yang sudah memiliki riwayat imunisasi campak 2 dosis, tidak perlu diulang. Jika baru 1 dosis, akan diberikan tambahan 1 dosis. Sementara yang belum pernah imunisasi sama sekali, akan diberikan 2 dosis dengan interval minimal 28 hari," terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan tim vaksinator dan ruang observasi agar seluruh proses berjalan aman dan nyaman bagi peserta.
Kehadiran para kepala puskesmas dan organisasi profesi kesehatan dalam kegiatan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa program imunisasi mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen kesehatan di Pidie.
Diharapkan, setelah tenaga kesehatan terlindungi, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit dan puskesmas akan semakin meningkat.
"Dengan tenaga kesehatan yang sehat dan terlindungi, pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal. Ini investasi kesehatan yang dampaknya akan dirasakan langsung oleh warga Pidie," tutup dr. Dwi Wijaya.
Kick Off Imunisasi MR di RSUD TCD Sigli ini menjadi langkah awal yang akan dilanjutkan ke seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Pidie. Pemerintah daerah menargetkan seluruh tenaga medis dan kesehatan dapat terlindungi penuh dalam beberapa minggu ke depan.
121AN
