Parit “Mati Suri” di Desa Lumahan, Warga Desak Pemkab Tanjab Barat Segera Lakukan Normalisasi

 

TANJUNG JABUNG BARAT, JAMBI –Viraltimes.id, Kondisi parit anak di Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dibiarkan bertahun-tahun tanpa penanganan, memicu keluhan serius dari warga setempat. Masyarakat Parit Ilahi RT 07 dan RT 08 mendesak pemerintah daerah segera melakukan normalisasi guna mencegah dampak yang semakin meluas.

Keluhan tersebut bukan hal baru. Warga mengaku persoalan ini telah berulang kali disampaikan, baik melalui pemerintah desa, kecamatan, hingga forum musyawarah pembangunan. Namun hingga kini, belum ada realisasi konkret dari pemerintah.

Di lapangan, kondisi parit terlihat memprihatinkan. Aliran air yang sebelumnya menjadi penopang utama aktivitas perkebunan kini tersumbat akibat pendangkalan, tumpukan lumpur, serta pertumbuhan semak liar yang tidak terkendali. Beberapa titik bahkan mengalami penyumbatan total yang menghambat sirkulasi air.

Akibatnya, fungsi parit sebagai saluran drainase dan irigasi tidak lagi berjalan optimal. Warga mulai merasakan dampaknya, terutama pada sektor perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama.

“Ini sudah lama terjadi, bukan hitungan bulan tapi bertahun-tahun,” ujar salah seorang warga.

Kondisi tersebut menyebabkan ketidakseimbangan pada lahan pertanian dan perkebunan. Pada musim tertentu, lahan menjadi terlalu kering, sementara di waktu lain justru tergenang air.

Warga menilai permasalahan ini seharusnya dapat diatasi dengan langkah sederhana, yakni normalisasi parit. Namun lambannya respons dari pihak berwenang membuat persoalan terus berlarut-larut.

“Kalau memang jadi prioritas, seharusnya sudah ada tindakan. Jangan sampai kami merasa diabaikan,” kata warga lainnya.

Selain berdampak pada ekonomi, warga juga mengkhawatirkan risiko lingkungan. Parit yang tersumbat berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan, serta menyebabkan kekeringan di musim kemarau akibat distribusi air yang tidak merata.

Pihak Kecamatan Senyerang membenarkan bahwa usulan normalisasi telah diajukan ke pemerintah kabupaten. Namun, prosesnya masih menunggu penganggaran dan verifikasi teknis.

“Usulan sudah masuk dalam perencanaan, namun masih menunggu proses anggaran dan verifikasi teknis,” ujar perwakilan kecamatan.

Sementara itu, dinas terkait di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatakan bahwa penanganan infrastruktur dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas.

“Kami akan melakukan pengecekan lapangan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat,” kata perwakilan dinas.

Meski demikian, warga menilai pernyataan tersebut hanya berulang tanpa kejelasan waktu pelaksanaan. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata.

Bagi masyarakat Desa Lumahan, normalisasi parit bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut keberlangsungan ekonomi dan lingkungan.

Warga menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi hingga ada tindakan nyata dari pemerintah daerah.

(Jurnalis: Apriandi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama