Jelang Berbuka, Wartawan JOSS Sapa Pengendara dan Membagikan Ratusan Takjil di Sidokerto

 


Sidoarjo, Viraltimes.id– Menjelang  adzan magrib berkumandang, arus lalu lintas di salah satu ruas jalan di Kota Delta tampak padat. Di tengah hiruk pikuk kendaraan yang berpacu dengan waktu berbuka, sejumlah wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Online Siber Sidoarjo (JOSS) berdiri di tepi jalan, menyapa pengendara sembari menyerahkan paket takjil.

Aksi sosial tersebut digelar di Jl, Sono , Sidokerto , Buduran, Sidoarjo.Rabu (4/3/2026) itu bukan sekadar rutinitas berbagi di bulan Ramadan. Bagi komunitas jurnalis siber tersebut, kegiatan turun ke jalan menjadi simbol kedekatan insan pers dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari denyut pemberitaan mereka.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba. Senyum dan sapaan hangat mewarnai pembagian, menciptakan suasana akrab di tengah kepadatan lalu lintas sore hari.

Ketua JOSS, Susilo, mengatakan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat empati sosial. Ia menegaskan, pers bukan hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.

“Ramadan mengajarkan kita untuk peduli dan berbagi. Lewat kegiatan sederhana ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui berita, tetapi juga melalui aksi nyata,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurutnya, pembagian takjil ini juga menjadi ruang silaturahmi antaranggota JOSS sekaligus sarana mempererat hubungan dengan warga. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga dalam bentuk aksi sosial lainnya.

Respons positif datang dari para penerima takjil. Choiri, salah satu pengendara motor yang melintas, mengaku terbantu dengan adanya pembagian tersebut. Ia mengaku kerap masih berada di jalan ketika waktu berbuka tiba.

“Kadang belum sempat beli makanan untuk buka. Dengan adanya takjil gratis seperti ini, sangat membantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Aksi berbagi takjil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan semata soal ibadah personal, tetapi juga tentang kepedulian sosial. Di tengah dinamika profesi jurnalis yang identik dengan tenggat waktu dan liputan lapangan, JOSS mencoba menghadirkan wajah pers yang lebih humanis.

Melalui kegiatan tersebut, JOSS berharap semangat gotong royong dan solidaritas terus tumbuh di tengah masyarakat Sidoarjo. Ramadan, bagi mereka, bukan hanya momentum spiritual, melainkan juga kesempatan untuk menebar manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh sesama.

Sapto

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama