PRINGSEWU – Viraltimes.id, Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Selasa sore (10/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik jalan dan sempat menghambat aktivitas lalu lintas masyarakat.
Salah satu pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Lintas Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu.
Pohon berukuran cukup besar roboh dan melintang di badan jalan sehingga mengganggu arus kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Para pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan beberapa di antaranya harus berhenti sejenak untuk memastikan kondisi jalan aman dilalui.
Peristiwa serupa juga terjadi di jalur alternatif Jalan Pleret, Podorejo, Kecamatan Pringsewu.
Pohon yang tumbang di lokasi tersebut turut menghambat akses kendaraan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Selain itu, laporan pohon tumbang juga datang dari wilayah Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo. Pohon yang roboh akibat terpaan angin kencang dilaporkan sempat menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu mobilitas warga setempat.
Cuaca buruk yang terjadi secara tiba-tiba membuat sejumlah pengendara harus lebih berhati-hati saat berkendara. Banyak pengendara memilih mengurangi kecepatan karena khawatir adanya pohon atau ranting yang berpotensi tumbang akibat kuatnya hembusan angin.
Hingga berita ini diturunkan, hujan deras disertai angin kencang masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Pringsewu. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, banjir lokal, maupun kerusakan infrastruktur ringan.
Masyarakat dan para pengendara juga diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur yang dipenuhi pepohonan besar serta mencari rute alternatif demi keselamatan. Selain itu, warga diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan pohon tumbang atau potensi bahaya lain agar dapat segera ditangani.
Red
