Pringsewu - Viraltimes.id, Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau meluas hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan dalam dua video pemantauan erupsi, sebaran abu terdeteksi mencapai wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan hingga Sumatera Barat.
Abu vulkanik tersebut terpantau dalam dua klaster dengan ketinggian dan arah pergerakan berbeda. Salah satu klaster berada hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki, sedangkan klaster lainnya mencapai sekitar 50.000 kaki atau lebih dari 15 kilometer di atas permukaan laut.
Berikut daftar wilayah yang terdampak atau masuk dalam area sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dikutip Tribun Style dari YouTube Tribunnews pada Minggu (6/9/2026):
1. Lampung
Lampung menjadi salah satu wilayah yang dilaporkan mengalami dampak abu vulkanik cukup signifikan.
Di Kota Bandar Lampung, abu vulkanik dilaporkan menghujani wilayah kota pada Sabtu malam. Dalam laporan dari lokasi, sisa abu masih terlihat pada Minggu pagi dan menempel pada kendaraan, jendela rumah, serta berbagai permukaan lainnya.
Sejumlah wilayah Bandar Lampung yang disebut terdampak antara lain:
•Rajabasa, Tanjung Karang Pusat, Sukarame dan Kemiling.
Selain Bandar Lampung, laporan lapangan juga menyebut sebaran abu mencapai sejumlah wilayah lain di Provinsi Lampung, yakni:
Kabupaten Tanggamus, Kota Metro, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesisir Barat
Reporter Tribun Lampung, melaporkan sisa abu masih berterbangan dari arah Lampung Selatan menuju Bandar Lampung pada Minggu pagi.
"Sampai saat ini terkondisi di Bandar Lampung masih terlihat banyak sisa-sisa abu vulkanik yang berterbangan dari Lampung Selatan menuju Bandar Lampung."
Warga juga dilaporkan melakukan pembersihan abu yang menempel di rumah dan kendaraan. Pemerintah daerah bersama petugas melakukan penyemprotan air pada sejumlah jalan protokol untuk membersihkan sisa abu vulkanik.
2. Banten
Banten menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam dua klaster sebaran abu vulkanik.
Untuk klaster pada ketinggian hingga sekitar 50.000 kaki, BMKG menyebut sebaran mencakup sebagian wilayah Banten dan bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.
Sementara klaster yang lebih rendah, dari permukaan hingga sekitar 20.000 kaki, juga bergerak ke arah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Dalam laporan lapangan, wilayah pesisir Banten juga menjadi salah satu daerah yang perlu mewaspadai potensi hujan abu akibat aktivitas erupsi Anak Krakatau.
3. DKI Jakarta
Sebagian wilayah DKI Jakarta masuk dalam klaster sebaran abu vulkanik dengan ketinggian hingga sekitar 20.000 kaki.
Dalam video kedua, dampak sebaran abu bahkan disebut telah terlihat di wilayah Jakarta. Sejumlah rekaman warga juga memperlihatkan adanya material abu yang menempel pada kendaraan dan permukaan bangunan.
Masuknya sebaran abu ke wilayah Jakarta juga berdampak terhadap penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta mengalami penghentian operasional sementara karena kondisi abu vulkanik yang terdeteksi di sekitar kawasan bandara.
Namun, perlu dicatat bahwa masuknya suatu wilayah dalam klaster sebaran abu di atmosfer tidak otomatis berarti seluruh wilayah tersebut mengalami hujan abu di permukaan.
4. Jawa Barat
Sebagian wilayah Jawa Barat juga masuk dalam klaster sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga sekitar 20.000 kaki.
Dalam laporan video, abu vulkanik dan suara dentuman akibat aktivitas Anak Krakatau bahkan disebut telah terasa hingga wilayah Bandung Raya bagian barat.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa dampak aktivitas Anak Krakatau tidak hanya dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan Selat Sunda.
5. Bengkulu
Sebagian wilayah Bengkulu masuk dalam klaster sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga sekitar 50.000 kaki.
Sebaran tersebut bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan meluas ke wilayah perairan di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten.
6. Sumatera Selatan
Sebagian wilayah Sumatera Selatan juga disebut masuk dalam cakupan sebaran abu vulkanik pada klaster dengan ketinggian hingga 50.000 kaki.
Berbeda dengan Lampung yang mendapatkan laporan langsung mengenai abu di permukaan, informasi dalam transkrip mengenai Sumatera Selatan lebih mengarah pada cakupan sebaran abu berdasarkan analisis citra satelit, bukan konfirmasi bahwa seluruh wilayah tersebut mengalami hujan abu.
7. Sumatera Barat
Wilayah Sumatera Barat turut disebut dalam cakupan sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga sekitar 50.000 kaki.
Sama seperti Sumatera Selatan, informasi tersebut merupakan wilayah yang masuk dalam analisis sebaran abu di atmosfer. Tidak terdapat keterangan dalam kedua video mengenai seluruh wilayah Sumatera Barat mengalami hujan abu di permukaan.
8. Selat Sunda
Sebaran abu juga terpantau di kawasan Selat Sunda bagian selatan.
Wilayah ini menjadi area yang cukup dekat dengan sumber erupsi Gunung Anak Krakatau sehingga aktivitas vulkanik juga berpengaruh terhadap kondisi udara dan jalur transportasi di sekitar Selat Sunda.
9. Samudra Hindia
Sebaran abu pada lapisan yang lebih tinggi dilaporkan bergerak hingga Samudra Hindia.
Dalam analisis BMKG yang disampaikan pada video, abu pada ketinggian hingga 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya dan barat laut. Sebarannya mencapai perairan di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten, hingga wilayah Samudra Hindia.
Daftar wilayah terdampak
Jika dirangkum wilayah yang disebut masuk dalam sebaran atau mengalami dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau adalah:
- Pulau Jawa
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Bandung Raya bagian barat
- Pulau Sumatera
Lampung
Bengkulu
Sumatera Selatan
Sumatera Barat
#Sumber Tribun Lampung
