Pesawaran — Viraltimes.id, Tim gabungan kepolisian menindak tegas pelaku penembakan terhadap Brigadir Anumerta Arya Supena dalam penggerebekan di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Pelaku bernama Bahroni alias Roni yang diduga sebagai eksekutor penembakan tewas setelah dilakukan tindakan tegas oleh aparat gabungan yang terdiri dari Polda Lampung, Intel Brimob Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, Polres Lampung Timur, dan Polres Pesawaran.
Sementara itu, Hamli (27), yang diduga berperan sebagai joki atau pengendara sepeda motor saat aksi berlangsung, sebelumnya berhasil diamankan setelah dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki dalam penggerebekan di wilayah Jabung, Lampung Timur, Senin (11/5/2026).
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, dalam konferensi pers di Mapolda Lampung pada Jumat pagi menjelaskan, usai melakukan aksi penembakan terhadap Brigadir Anumerta Arya Supena, kedua pelaku sempat melarikan diri ke rumah Hamli di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Menurut Kapolda, di lokasi tersebut kedua pelaku diduga sempat menyembunyikan senjata api milik Brigadir Arya Supena yang sebelumnya dirampas saat kejadian. Senjata tersebut kemudian digunakan oleh Bahroni untuk menembak anggota Satintelkam Polda Lampung itu.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait jaringan pelaku serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian kendaraan bermotor yang berujung pada penembakan anggota polisi tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lampung. Selain penegakan hukum, berbagai pihak menilai diperlukan langkah pencegahan melalui pembinaan sosial, peningkatan pendidikan, penanganan pengangguran, serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba guna menekan angka kriminalitas di masyarakat.
Redaksi
