Jalan Terancam Putus, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

 

BITUNG —Viraltimes.id,  Kondisi ruas jalan di Kampung Kolombo, Lingkungan V, Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, semakin memprihatinkan. Badan jalan yang menjadi akses utama warga dilaporkan mengalami longsor dan amblas di bagian tepi, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi putusnya jalan tersebut jika tidak segera ditangani pemerintah. 16/05/2026

Warga setempat mengaku kerusakan jalan sudah lama dikeluhkan. Bahkan, beberapa pihak disebut sudah pernah datang melakukan peninjauan di lokasi. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata maupun pekerjaan perbaikan yang dilaksanakan.

“Sudah sering ada yang datang lihat lokasi, tapi sampai sekarang belum ada pekerjaan. Kami hanya berharap pemerintah jangan tutup mata,” ungkap salah satu warga.

Kerusakan jalan diperparah dengan kondisi drainase yang rusak dan tidak mampu menampung debit air saat hujan deras turun. Warga menjelaskan, aliran air dari kawasan pegunungan mengalir sangat kencang menuju permukiman dan terus mengikis tanah di bawah badan jalan.

Masyarakat khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka ruas jalan tersebut lambat laun akan habis tergerus dan akhirnya putus total. Apalagi jalan itu menjadi akses utama aktivitas warga setiap hari, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari pantauan di lokasi, sebagian badan jalan terlihat sudah terkikis cukup dalam hingga membentuk lubang besar di sisi jalan. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut mempercepat longsoran tanah dan memperburuk kondisi aspal di sekitar titik rawan.

Warga menilai situasi ini sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan. Selain rawan kecelakaan, kondisi jalan yang terus amblas sewaktu-waktu dapat memakan korban jika tidak segera dipasang tanda peringatan dan dilakukan penanganan darurat.

“Kalau hujan terus begini, bisa saja jalan ini ambruk total. Kami takut ada korban nanti baru diperbaiki,” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.

Masyarakat mendesak pemerintah dan instansi terkait agar tidak hanya melakukan peninjauan semata, tetapi segera mengambil langkah konkret berupa pembangunan talud penahan tanah serta perbaikan sistem drainase agar longsor tidak semakin melebar.

Warga juga menyoroti minimnya perhatian terhadap infrastruktur lingkungan yang mulai rusak akibat cuaca ekstrem dan buruknya saluran pembuangan air. Mereka berharap pemerintah daerah lebih serius memperhatikan keselamatan masyarakat sebelum kerusakan tersebut berubah menjadi bencana yang lebih besar.

(Sufaldi )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama