SULUT - Viraltimes.id, Dewan Pertimbangan Feradi WPI, Subur Jaya Sufaldi Tampilang, menyatakan dukungannya terhadap kinerja Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan digital yang semakin marak terjadi.14/03/24
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, kasus penipuan berbasis digital kembali mengalami peningkatan. Banyak masyarakat menjadi korban akibat modus penipuan yang mengatasnamakan keluarga, teman dekat, bahkan menggunakan nomor telepon yang telah diretas. Akibatnya, tidak sedikit korban mengalami kerugian finansial serta kehilangan data pribadi.
Salah satu modus yang kini sering digunakan pelaku adalah dengan mengirimkan file APK (Android Package Kit) melalui WhatsApp, SMS, maupun email. File tersebut biasanya dikemas dalam bentuk ucapan Idul Fitri, undangan digital, atau pesan penting lainnya untuk memancing korban agar membuka dan menginstalnya.
Jika file tersebut dibuka atau diinstal, pelaku berpotensi mengakses data pribadi korban, mengambil alih akun, hingga melakukan berbagai bentuk penipuan digital seperti phishing yang dapat menyebabkan kerugian finansial.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara:
Tidak membuka atau mengklik file APK yang dikirim melalui pesan.
Tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak resmi.
Segera menghapus pesan yang mencurigakan.
Memblokir nomor pengirim yang tidak dikenal atau terindikasi melakukan penipuan.
Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk mencegah semakin banyaknya korban kejahatan siber. Masyarakat juga dapat melaporkan jika menemukan indikasi penipuan melalui Call Center Polri di nomor 110.
Dengan kerja sama antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan keamanan digital dapat terjaga serta potensi kerugian akibat penipuan online dapat diminimalisir.
Red
