Aceh Besar - Viraltimes.id, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Aceh Besar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Berbagai program intervensi gizi spesifik dan sensitif dilaksanakan secara terintegrasi hingga ke tingkat gampong.
Pelaksana tugas (PIt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Agus Husni, SP, menyampaikan bahwa stunting masih menjadi salah satu tantangan utama di sektor kesehatan. Namun demikian, pihaknya optimistis target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat.
“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serius, berkelanjutan, dan melibatkan semua pihak,” ujarnya saat ditemui, di Kota Jantho, Kamis (22/1/2026).
Untuk mencegah stunting, Dinkes Aceh Besar menerapkan berbagai program intervensi, mulai dari remaja hingga ibu hamil. "Kami memberikan pemeriksaan HB dan tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri minimal 25 tablet setahun," kata Agus Husni ,Selain itu, calon pengantin juga diberi penyuluhan dan pemahaman agar siap untuk hamil.
Ia juga menambahkan pentingnya intervensi gizi, termasuk pemberian susu, telur, dan gizi yang cukup, untuk mencegah peningkatan angka stunting. "Intervensi harus dimulai dari remaja hingga ibu hamil dan ibu menyusui. Ini adalah upaya holistik yang memerlukan kerjasama semua pihak," tandasnya Agus Husni.
Maddi
