BANDA ACEH– Viraltimes.id, Keluhan warga soal jalan rusak, lampu mati, hingga sampah menumpuk kini punya satu pintu. Wali Kota Banda Aceh ,,Illiza Sa'aduddin Djamal,, resmi meluncurkan aplikasi “Saleum” sebagai pusat aduan terintegrasi Pemko Banda Aceh.
Lewat Saleum, warga tak perlu lagi bingung mau lapor ke dinas mana. Cukup kirim pesan via WhatsApp, semua aduan langsung diteruskan ke OPD terkait.
“Saleum ini transformasi pelayanan publik. Terintegrasi, gampang diakses, dan responsif. Jadi warga nggak perlu bingung lagi harus lapor ke instansi mana kalau ada masalah,” kata Illiza saat peluncuran,
Illiza menegaskan komitmen Pemko: setiap aduan yang masuk Saleum wajib ditangani cepat, tepat, dan bisa diukur hasilnya.
“Prinsipnya gini: lapor masuk, OPD tindak, warga dapat kabar. Jangan sampai aduan masuk tapi nasibnya nggak jelas,” tegasnya.
Kepala Diskominfotik Banda Aceh Muhammad Zubir menjelaskan, Saleum saat ini masih berjalan berbasis WhatsApp. Tujuannya biar warga langsung bisa pakai tanpa harus install aplikasi baru dulu.
“Sekarang sudah 22 OPD terhubung. Target 2026 ini naik jadi 44 OPD dan 90 gampong. Jadi semua dinas + gampong bisa langsung nampung aspirasi warga,” ujar Zubir.
Dengan begitu, data aduan dari 90 gampong se-Banda Aceh bisa dipantau real time. Pemko juga bisa lihat OPD mana yang paling cepat respon dan mana yang perlu didorong.
Peluncuran Saleum disambut positif warga. Banyak yang berharap sistem ini benar-benar jalan, bukan sekadar “aplikasi seremonial”.
Kuncinya ada di 3 hal: respon cepat OPD, update status aduan ke pelapor, dan evaluasi bulanan Pemko. Kalau 3 itu jalan, Saleum bisa jadi contoh SP4N-LAPOR versi Banda Aceh yang lebih dekat ke warga.
Rian
