Banda Aceh - Viraltimes.id, Kadistanbun Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN, Eng. didampingi oleh staf terkait, melakukan kunjungan dan audiensi dengan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan,
Kusharyanto,. MP, dalam rangka membahas pembangunan perkebunan untuk wilayah Aceh pasca bencana.
Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerjasama antara Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh dengan BBPPTP Medan dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas perkebunan di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Kadistanbun Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN, Eng. menyampaikan apresiasi atas dukungan BBPPTP Medan dalam upaya pembangunan perkebunan di Aceh. "Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin selama ini. Kami berharap, dengan kunjungan ini, kita dapat memperkuat kerjasama dan meningkatkan kualitas pembangunan perkebunan di Aceh," ujarnya.
Kami berharap, dengan kerjasama ini, kita dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas perkebunan di Aceh, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat," tambah Dr. Ir. Azzan
Kepala BBPPTP Medan, Kusharyanto, MP, menyambut baik kunjungan Kadistanbun Aceh dan staf. "Kami siap mendukung upaya pembangunan perkebunan di Aceh, terutama dalam hal penyediaan benih unggul dan perlindungan tanaman," katanya.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak membahas beberapa isu strategis terkait pembangunan perkebunan di Aceh, antara lain pengembangan benih unggul, perlindungan tanaman, dan peningkatan kapasitas petani.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Kadistanbun Aceh untuk melihat langsung fasilitas dan kegiatan yang dilakukan oleh BBPPTP Medan. Dr. Azanuddin Kurnia dan rombongan berkesempatan mengunjungi laboratorium dan kebun percobaan BBPPTP Medan, serta berdiskusi dengan para peneliti dan teknisi tentang pengembangan benih unggul dan perlindungan tanaman.
Dengan kunjungan ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara Distanbun Aceh dan BBPPTP Medan, serta meningkatkan kualitas pembangunan perkebunan di Aceh pasca bencana. "Kami berharap, kerjasama ini dapat membawa dampak positif bagi petani dan masyarakat Aceh, serta meningkatkan kesejahteraan mereka," tutup Dr. Ir. Azan.
121AN
