Buntut Evaluasi Internal: PAN Sidoarjo Rampungkan Pembagian Sembako Relawan yang Sempat Tertunda

 


Sidoarjo - Viraltimes.id , Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Sidoarjo menunjukkan sikap responsif dalam mengelola internal partainya. Menindaklanjuti kendala teknis pada agenda Pelantikan dan Rakerwil DPW PAN Jawa Timur lalu, partai berlambang matahari terbit ini langsung bergerak cepat merampungkan kewajiban logistik kepada para relawan yang sempat tertunda.

Langkah konkret tersebut diputuskan dalam rapat evaluasi internal yang dibungkus dengan acara tasyakuran di Rumah PAN Sidoarjo, Jumat malam (15/5). Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus harian KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) DPD serta seluruh Ketua dan Sekretaris DPC PAN se-Kabupaten Sidoarjo ini menempatkan perbaikan manajemen massa sebagai salah satu agenda utama.

Sekretaris DPD PAN Sidoarjo, Bangun Winarso, tidak menampik adanya dinamika di lapangan saat acara regional tersebut berlangsung. Ia menyebut, antusiasme kader yang luar biasa membuat jumlah peserta membludak di luar prediksi, sehingga proses distribusi logistik sempat tersendat.

“Alhamdulillah, secara umum mobilisasi lebih dari 2.000 relawan berjalan aman dan kondusif. Namun, kami mengevaluasi secara jujur bahwa akibat kepadatan massa, distribusi kupon, sembako, hingga doorprize kemarin menjadi tidak sepenuhnya maksimal,” ujar Bangun .

Pihak DPD PAN Sidoarjo enggan membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan apresiasi atas militansi kader, hasil rapat  malam itu memutuskan untuk segera menyalurkan paket sembako pengganti bagi relawan yang belum menerima haknya.

Sebagai bukti gerak cepat, sebanyak 300 paket sembako susulan langsung didistribusikan melalui koordinator cabang di tiga DPC yang paling terdampak imbas kemacetan logistik tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh relawan yang telah meluangkan waktu mendapat perlakuan yang adil.

Ketua DPD PAN Sidoarjo yang baru dilantik, H. Khulaim Junaidi, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi pelajaran penting bagi manajemen organisasi ke depan. Baginya, komitmen terhadap relawan di tingkat akar rumput adalah hal yang mutlak dan tidak boleh diabaikan.

"Kesuksesan menggerakkan ribuan massa adalah bukti soliditas kita, tetapi kemampuan menyelesaikan masalah internal dengan cepat adalah bukti kematangan parpol. Juni ini, program bantuan sembako berkelanjutan dari DPP juga akan mulai kita gulirkan secara bertahap kepada 1.200 relawan yang sudah terdata di DPC-DPC," ungkap pria yang akrab disapa Abah Khulaim tersebut.

Berkaca dari hasil evaluasi penataan massa tersebut, PAN Sidoarjo kini mulai mematangkan strategi manajemen yang lebih rapi menuju Pemilu dan Pileg 2029. Salah satunya adalah dengan mempersempit ruang kendali koordinasi melalui pola konsolidasi berbasis Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ke depan, setiap TPS ditargetkan memiliki minimal empat relawan terstruktur guna memastikan komunikasi dan distribusi program partai berjalan lebih presisi, 

pola kerja berbasis TPS diyakini menjadi salah satu strategi utama PAN untuk memperkuat basis suara pada kontestasi politik mendatang.

Sapto

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama