Aceh Besar - Viraltimes.id, Pengamat politik dan sosial, Usman Lamreung, menekankan bahwa pemerintah Aceh Besar harus menunjukkan komitmennya pada pendidikan dengan tindakan nyata, bukan hanya imbauan. Ia menyarankan penyusunan roadmap pendidikan daerah, penguatan kapasitas guru berbasis kebutuhan, serta distribusi sumber daya yang adil sebagai langkah-langkah mendesak yang perlu segera diwujudkan.
"Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang konkret dan terukur, bukan hanya seruan kosong," kata Usman Lamreung. Ia menilai bahwa inovasi pendidikan harus didukung dengan sumber daya yang memadai dan strategi yang jelas.
Usman juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas guru berbasis kebutuhan. "Guru harus dilengkapi dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan untuk menghadapi tantangan pendidikan modern," tambahnya.
Distribusi sumber daya yang adil juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Besar. "Sumber daya harus dialokasikan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Aceh Besar," kata Usman.
Pemerintah Aceh Besar diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Masyarakat juga harus terus memantau dan mengawasi jalannya pendidikan di Aceh Besar untuk memastikan bahwa hak-hak anak-anak mereka terpenuhi.
Pengamat politik dan sosial, Usman Lamreung, menilai bahwa istilah “inovasi” kerap digunakan sebagai jargon tanpa kejelasan arah kebijakan
juga menyoroti kecenderungan klasik dalam tata kelola pendidikan, yakni pelimpahan tanggung jawab ke level sekolah tanpa pembenahan di level kebijakan.
Realitas di lapangan memperkuat kritik tersebut. Di sejumlah wilayah pinggiran Aceh Besar, sekolah masih menghadapi berbagai keterbatasan: ruang belajar yang minim, akses teknologi yang rendah, serta beban administrasi yang tinggi. Pendidikan, pada akhirnya, tidak bisa dibenahi melalui pendekatan simbolik.
"Pelestarian budaya dan nilai religius memang penting, tetapi tidak cukup untuk menjawab tantangan utama pendidikan saat ini," tambah Usman. Fokus utama seharusnya diarahkan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa, kesiapan menghadapi era digital, dan peningkatan kualitas guru.ungkapnya
1214N
