Tasikmalaya-viraltimes.id,Melalui Rapat Kerja Daerah( Rakerda) ini,Buah Batu Corps( BBC) Kota Tasikmalaya, optimistis dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua DPD BBC Kota Tasikmalaya, Dindin Rusdinar, melalui Sekretaris DPD Ade Rahmat, saat Rakerda DPD BBC Kota Tasikmalaya,pada Minggu(26-4-2026)di aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya
Jadi Rakerda ini,menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi dan arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan yang mengusung tema “Aktualisasi Rencana Kerja Kolaboratif untuk Produktivitas Lembaga,"ujarnya
"Adapun yang hadir sekarang ini,sekitar 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya. Dalam pelaksanaannya, Rakerda dibagi menjadi dua komisi, masing-masing dipimpin oleh Aam Amirolloh, SH dan Ustadz Iri Samsiri.
Rakerda ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi dan arah gerak organisasi ke depan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kami berharap seluruh program BBC dapat dijalankan dengan penuh amanah serta menjunjung tinggi tanggung jawab, sehingga ke depan BBC semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”terangnya
Untuk itu,BBC Kota Tasikmalaya memiliki sejumlah bidang garapan, di antaranya sosial, ekonomi, hukum, serta pemberdayaan sandang dan pangan. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan turut berkontribusi mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya swasembada pangan.
“Ke depan, anggota BBC akan dilibatkan dalam membantu penyerapan dan penyaluran komoditas seperti beras dan jagung,” jelasnya
BBC Kota Tasikmalaya sendiri telah berdiri sejak tahun 2005 dan kini memiliki sekitar 100 anggota. Di bawah kepemimpinan Dindin Rusdinar, organisasi ini menargetkan penguatan peran hingga tahun 2030.
Selain itu, BBC juga berencana meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, TNI, dan Polri, guna memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
Ade Rahmat menekankan pentingnya komunikasi internal antarstruktur organisasi, baik di tingkat DPD maupun DPC di 10 kecamatan.
“Setiap kegiatan dan permasalahan di tingkat DPC harus dikomunikasikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman. Prinsipnya, kita harus tetap satu suara, satu komando, dan satu tujuan agar tidak keluar dari rel organisasi,”tandasnya (MH)
