Cilegon,viraltimes.id
Hampir empat bulan membantu mengatur ompreng MBG disekolah dengan dijanjikan insentif dari pengelola MBG sesuai aturan dari pemerintah namun serupiahpun tak pernah diterimanya.
Awalnya dijanjikan persepuluh hari sebesar 200rb,turun lagi persepuluh hari 100rb,hingga akhirnya perminggu 20rb,namun itu hanya angin syurga faktanya tak serupiahpun diterima dengan alasan dari pengelola MBG nya belum keluar padahal ternyata dari pengelola MBG sudah dikucurkan persekolah yang kurang dari 100 orang siswa mendapat Rp.360ribu.
Kejadian hal seperti ini terjadi di wilayah kecamatan Jombang Kota Cilegon disalah satu MTs Yaang berada diwilayah tersebut.
Atas kejadian seperti itu pengurus yang membantu di salah satu MTs itu merasa dizolimi karena itu ulah dari oknum kepala sekolahnya sendiri.
Ironisnya setelah kejadian seperti itu pengurus langsung diganti oleh rekan guru yang nota bene masih kerabat oknum kepala sekolah MTs itu.
"Bagi saya tidak masalah saya diperlakukan seperti itu,karena saya yakin karma yang akan dia terima akan lebih sakit dan pedih melebihi sakit hati yang saya rasakan" ujarnya yang enggan disebutkan namanya,Senin 09/03/2026.
Atas kejadian itu diharapkan SPPG segera bertindak tegas pada sekolah sekolah yang menyalahi aturan,sehingga nama baik pengelola MBG tidak turut tercemar akibat kerakusan oknum tersebut.
Tim
