Serdang Bedagai- Viraltimes.id
Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Polri yang berlokasi di Dusun V, Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Keluhan tersebut mencuat setelah tiga unit sepeda motor milik pekerja dapur mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon sawit.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 5 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga sepeda motor masing-masing bermerek Honda Supra, Honda Vario, dan Kawasaki KLX terparkir di luar area dapur MBG karena tidak tersedianya lahan parkir khusus. Saat kejadian, sebuah pohon sawit tumbang dan menimpa kendaraan tersebut.
Menurut keterangan pekerja dapur MBG, sepeda motor terpaksa diparkir di luar area dapur karena fasilitas parkir tidak disediakan. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan serta merugikan para pekerja.
“Kasihan para pekerja, sepeda motor mereka rusak parah karena tertimpa pohon. Seharusnya ada lahan parkir yang aman,” ujar salah satu pekerja dapur MBG, saat ditemui awak media, Sabtu (7/2/2026).
Warga juga menyoroti kondisi bangunan dapur MBG yang dinilai tidak sesuai dengan standar sebagaimana harapan Presiden RI Prabowo Subianto, yang sebelumnya menekankan pentingnya kualitas dan kelayakan fasilitas program Makan Bergizi Gratis. Mereka menilai dapur tersebut jauh dari konsep dapur percontohan yang pernah dibangun sebelumnya.
Selain tidak memiliki lahan parkir, pembangunan dapur MBG tersebut diduga dilakukan secara terburu-buru sehingga dinilai belum memenuhi standar operasional prosedur (SOP), khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja.
Sebagai informasi, standar umum pembangunan dapur MBG untuk skala baru idealnya memiliki bangunan sekitar 20 x 20 meter (400 meter persegi) di atas lahan minimal 800 meter persegi, lengkap dengan pengaturan alur kerja yang higienis dan efisien. Untuk skala lebih kecil, ukuran minimal berkisar antara 150 hingga 300 meter persegi, yang tetap harus memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pekerja.
Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya pengelola dan instansi berwenang, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan dapur MBG tersebut, termasuk penyediaan lahan parkir yang aman agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Subur
