Bandar Lampung,Viraltimes.id - Pemerintah Provinsi Lampung memastikan program pembangunan infrastruktur jalan tahun 2026 tetap berjalan sesuai tahapan, di tengah percepatan pemeliharaan jalan menjelang Lebaran tahun ini.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan pemeliharaan yang saat ini dilakukan merupakan langkah respons cepat untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga selama Ramadhan.
Peninjauan dilakukan di sejumlah ruas, antara lain Jalan Pattimura di Metro, Ruas Metro–Kota Gajah, serta Ruas Bandar Jaya–Simpang Mandala, Lampung Tengah. Pada ruas Bandar Jaya–Simpang Mandala, pembangunan rigid beton telah dilaksanakan pada tahun 2025.
Khusus Ruas Jalan Pattimura sepanjang 1 kilometer, Pemprov Lampung merencanakan pembangunan infrastruktur menggunakan metode rigid beton dengan anggaran sekitar Rp10 miliar yang akan dilaksanakan setelah Lebaran.
Selain itu, penanganan terpadu juga dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di sejumlah ruas strategis seperti Kali Rejo–Bangun Rejo, Kotabumi–Bandar Abung, serta Daya Murni–Gunung Batin.
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa pemeliharaan menjelang Lebaran dan pembangunan 2026 merupakan dua proses berbeda.
“Pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.
Pemprov Lampung telah menyiapkan pembangunan infrastruktur pada 62 ruas jalan provinsi yang akan dilaksanakan setelah Lebaran 2026. Program percepatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung distribusi barang dan jasa di Provinsi Lampung.
Melalui langkah tersebut, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga kemantapan dan kelayakan infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
@Widi
