Banda Aceh - viraltimes.id, Ketua Komisi VII DPRA Bidang Keistimewaan dan Kekhususan Aceh, H Ilmiza Sa'aduddin Djamal, mengecam keras wacana pengalihan kuota haji Aceh tahun 2026 ke provinsi lain akibat rendahnya tingkat pelunasan biaya haji pascabencana.
Langkah tersebut tidak berkeadilan dan mencederai hak masyarakat Aceh yang sedang bangkit dari dampak bencana pada akhir tahun 2025.Menurutnya, bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh justru seharusnya menjadi dasar lahirnya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat, bukan alasan untuk mengurangi atau mengalihkan kuota haji yang telah ditetapkan. Ujarnya
Ia juga mengatakan jangan jadikan bencana sebagai dalih untuk merampas kuota haji Aceh. Ini menyangkut hak ibadah masyarakat. Negara tidak boleh abai terhadap kondisi darurat yang sedang dialami rakyat Aceh,
Rendahnya pelunasan biaya haji tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator untuk mengambil kebijakan ekstrem berupa pengalihan kuota ke daerah lain. Pasalnya, daftar tunggu haji Aceh saat ini mencapai 34 tahun, dan masih banyak calon jamaah lain yang secara ekonomi siap berangkat serta telah menunggu puluhan tahun. Tagas Ketua komisi Vll
Kalau ada calon jamaah yang terdampak bencana belum mampu melunasi, solusinya bukan mengalihkan kuota ke provinsi lain. Aceh masih punya banyak calon jamaah siap berangkat. Ambil dari daftar tunggu Aceh sendiri," ujarnya. Ketua Komisi VII DPRA menegaskan, kuota haji Aceh tahun 2026 sebanyak 5.426 orang merupakan hak daerah yang tidak boleh dikurangi secara sepihak dengan alasan apapun.
la meminta Kementerian Haji dan Umrah dan pemerintah pusat menghormati prinsip keadilan serta kekhususan Aceh dalam pengambilan kebijakan strategis, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji.tegas ketua
pemerintah pusat harus memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap kondisi masyarakat Aceh pascabencana. Wacana pengalihan kuota dinilai berpotensi menambah beban psikologis dan ekonomi warga yang sudah terdampak. “Rakyat Aceh sedang memulihkan diri akibat bencana Alam...
(M4DD1)
