WAY KANAN – Viraltimes.id, Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Way Kanan, Taufiqul Mukarrom, menegaskan komitmennya untuk menjadikan KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
Komitmen tersebut disampaikan usai pelantikan pengurus MD KAHMI dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kabupaten Way Kanan periode 2026–2031 yang berlangsung di Baradatu, Selasa (13/10/2026).
Taufiqul mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian organisasi sekaligus mendorong kontribusi nyata para alumni HMI dalam pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Di sini kami menunjukkan bahwa MD KAHMI Way Kanan mampu menjadi organisasi yang mandiri berkat kontribusi seluruh kader alumni yang ada,” ujar Taufiqul.
Menurutnya, kemandirian organisasi harus diikuti dengan langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing Kabupaten Way Kanan.
Ia menilai, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan wacana, tetapi membutuhkan kerja nyata, gagasan yang terukur, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
“Kesejahteraan ini adalah PR kita semua untuk membentuk Kabupaten Way Kanan agar mampu berdaya saing. Ini bukan sekadar wacana normatif, melainkan harus menjadi wujud nyata dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera ke depan,” jelasnya.
Taufiqul: KAHMI Bukan Sekadar Mitra Pemerintah
Lebih lanjut, Taufiqul menegaskan bahwa KAHMI memiliki alumni dengan latar belakang profesi dan pemikiran yang beragam. Keragaman tersebut menjadi modal organisasi untuk berkontribusi di berbagai sektor kehidupan masyarakat, tanpa terbatas pada kepentingan politik praktis tertentu.
Ia menekankan bahwa KAHMI tidak hanya berperan mendukung program pemerintah, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan masukan terhadap kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan publik.
“Alumni kami majemuk dan tidak bisa diorganisir hanya dalam satu kepentingan. Kami akan berada di semua ruang. KAHMI bukan hanya sekadar mitra pemerintah, tetapi juga berfungsi sebagai kontrol sosial,” ungkapnya.
Taufiqul menambahkan, pihaknya siap menyampaikan kritik apabila terdapat kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak tepat sasaran atau kurang berpihak kepada masyarakat.
“Jika ada kebijakan yang tidak tepat sasaran bagi masyarakat, tentunya kami siap menjadi oposisi yang mengoreksi kebijakan tersebut demi kebaikan daerah,” tegasnya.
Soroti Optimalisasi Anggaran dan Pemberdayaan Masyarakat
Selain fungsi kontrol sosial, Taufiqul menyoroti pentingnya optimalisasi penggunaan anggaran daerah agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Way Kanan memiliki berbagai potensi yang perlu dikelola secara maksimal. Pengelolaan anggaran, kata dia, seharusnya tidak berhenti pada kegiatan belanja, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat.
“Masih banyak ketidakmampuan dalam menerjemahkan potensi yang ada. Uang sering kali hanya dibelanjakan, tetapi tidak diputarkan secara maksimal, sehingga pemberdayaan masyarakat menjadi sangat lemah. InsyaAllah, KAHMI akan membantu mengurai persoalan ini menjadi potensi karya yang menjadikan Way Kanan lebih unggul dan sejahtera,” tuturnya.
Ia berharap, ke depan KAHMI dapat berkontribusi melalui pemikiran, pendampingan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Siapkan Koordinasi dengan Bupati dan Forkopimda
Sebagai langkah awal kepengurusan periode 2026–2031, Taufiqul menyampaikan bahwa MD KAHMI Way Kanan akan menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan Bupati Way Kanan serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Langkah tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan, membangun komunikasi, dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan Forkopimda dan Bupati. Kami ingin berkolaborasi membangun Way Kanan agar siap dan masuk dalam peta jalan Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.
Melalui kepengurusan baru ini, Taufiqul berharap KAHMI Way Kanan dapat memperluas pengabdian alumni HMI, memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan, serta ikut mendorong terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang unggul dan sejahtera.
Aroko
