Ternate- Viraltimes.id kejadian pemukulan terhadap seorang oknom anggota polisi insial Bripda ( F) oleh sejumlah pemuda Bastiong Talangame hari kamis sekitar PKL 12,30 WIT.
Kejadian tersebut terjadi bermula dengan pesta perkawinan berlokasi di kelurahan Bastiong talangame jalan Kartika Bastiong
Perkelahian tersebut berawal antara sesama pemuda yang datang menghadiri pesta perkawinan namun dalam kegiatan pesta tersebut terjadi cek Cok sesama pemuda yaitu antara pemuda Bastiong talangame jalan Kartika dengan pemuda di luar dari kelurahan Bastiong talaangame akhirnya terjadi kericuhan bakupukul dengan pemuda kelurahan talangame komplek jln Kartika.
Kejadian tersebut sekitar PKL 12 30 00 WIT muncullah oknom anggota polisi dari Polsek kota Ternate Selatan dengan berpakaian Biasa kameja putih dengan alih untuk mengamankan perkelahian dan menutup pesta karena sudah melewati ketentuan dan aturan berlaku namun yang terjadi oknom anggota polisi insial (F) bertugas di Polsek ternate selatan tersebut terkenal pukulan para anak-anak muda karena sebagian anak muda sudah di pengaruhi oleh minuman beralkohol, Akhirnya besoknya oknom anggota polisi dari Polsek tersebut melaporkan kejadian ini ke Polsek Ternate Selatan dan 8 org sempat di tangkap namun sebagian besar tidak sempat di tangkap kabur melarikan diri akhirnya delapan orang tersebut sudah di bawah ke kantor polisi sektor kota Ternate Selatan.
Namun delapan orang pelaku tersebut sebagian besar anak di bawah umur satu di antaranya siswa SMP kelas satu insial K panggilan ( Botak ) dan beberapa orang lainya siswa SMA kelas satu insial S panggilan (Safrudin).
Dan saat di konfirmasi oleh pihak media terhadap beberapa orang pelaku kenapa kalian memukuli oknom anggota polisi namun jawaban mereka saat kejadian mereka tidak ketahui bahwa dia anggota polisi karena dia berpakaian biasa bahkan oknom anggota polisi insial F tersebut memakai baju putih sementara kejadian perkelahian sesama antara anak muda sebagian mereka memakai baju putih bahkan satu di antaranya awal kejadian dia memukuli kepada kami juga berpakaian baju putih jawab Safrudin baru sesudahnya dia melarikan diri namun dia tinggalnya di lingkungan atau kelurahan lain bukan di kelurahan Bastiong talangame jln Kartika ujar Udin.
Dengan kejadian perkelahian tersebut akhirnya delapan orang anak tersebut sempat di tangkap dan di tahan sementara di Polsek Ternate Selatan dengan tujuan hadirkan kedua orang tua mereka akhirnya delapan dari orang tua anak hadir di Polsek Ternate Selatan Sabtu tanggal 9 Mei jam 10 pagi 2026 namun saat perwakilan orang tua yang datang ke Polsek Ternate Selatan Namun saat itu kapolsek kota Ternate Selatan IPDA Fatmawati Sukur, SH sementara. tugas luar daerah akhirnya yang mewakili pertemuan dengan orang tua dari delapan orang anak pelaku perkelahian yaitu Kanit Polsek Ternate Selatan yang mewakili Kapolsek Kanit Reskrim AIPTU Jufri Badrun dan sesudahnya delapan anak itu di kembalikan ke rumah orang tua mereka masing-masing namun sebagai wajib lapor di Polsek kota Ternate Selatan," ujar Jufri.
Gandy haji
