Kupang- viraltimes.id, Viral di media sosial polisi militer (POM) TNI Kupang diduga menjemput paksa Pelda Christian Namo, ayah almarhum Lucky Namo di Rote, Rabu (7/1/2026). Penjemputan ini ramai diperbincangkan di medsos tanpa surat perintah resmi dan penjelasan pemanggilan.
Setelah dijemput di Rote, Pelda Christian Namo dibawa ke Kupang. Saat tiba di Pelabuhan Kupang, momen itu direkam langsung oleh Kuasa Hukumnya, Cosmas Jo Oko, S.H.
Dalam video memperlihatkan ketegangan tinggi, dimana Cosmas Jo Oko dan kliennya protes keras. Mereka menuntut untuk menunjukkan surat perintah resmi dan kejelasan dasar hukum pemanggilan tersebut.
“Kami tidak melawan dan sangat menghormati TNI. Tapi kami wajib memastikan klien kami dipanggil secara sah! Tidak ada surat perintah dan alasan pemanggilan tidak jelas!” teriak Cosmas Jo Oko, S.H.
Kuasa hukum dan kliennya tampak berdebat sengit dengan aparat, menolak melanjutkan perjalanan tanpa kejelasan hukum. Aparat POM menyatakan penjemputan dilakukan atas perintah pimpinan dan Dandim, tetapi dokumen resmi tidak diperlihatkan.
Dalam rekaman itu, Cosmas menegaskan bahwa Pelda Christian Namo siap menghadapi seluruh proses hukum, bahkan jika harus melepaskan status kedinasan, selama prosedur dilakukan secara resmi dan transparan.
“Kalau memang ada masalah hukum, proses saja. Tapi penjemputan tanpa surat dan tanpa dasar hukum jelas, ini tidak bisa diterima di negara hukum," tegas Cosmas.
Dalam video adu argumen antara kuasa hukum, klien, dan aparat POM terjadi di sekitar pelabuhan dan disaksikan ratusan penumpang yang berada di lokasi.
Belum ada keterangan resmi dari POM TNI Kupang maupun komando atas terkait kejadian ini. Red
#viral #usuttuntas #viralvideos #tangkap #mabespolri
https://www.instagram.com/reel/DTNWs_6iVFU/?igsh=MXMyY2R1dGFrOHJ5Mg==
