Menolak Tambang Emas Ilegal di Lahan Sendiri, Nenek 67 Tahun di Pasaman Timur Dianiaya Brutal hingga Dibuang ke Semak-semak

 



PASAMAN  — Viraltimes.id, Peristiwa memilukan menimpa seorang nenek renta bernama Saudah (67) di wilayah Rao, Kabupaten Pasaman Timur, Sumatera Barat. Korban diduga menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh pelaku tambang emas ilegal setelah menolak aktivitas penambangan di lahan miliknya sendiri. Selasa, 6/1/2026.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2026. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sekitar siang hingga sore hari korban sempat mendatangi para penambang dan meminta mereka menghentikan aktivitas penggalian emas ilegal di lahannya. Permintaan tersebut sempat diindahkan dan aktivitas penambangan dihentikan sementara.

Namun, usai waktu Magrib, para penambang kembali memasuki lahan milik korban secara diam-diam. Merasa haknya kembali dilanggar, Nenek Saudah nekat berjalan seorang diri menuju lokasi tambang yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya, hanya berbekal sebuah senter.

Di tengah perjalanan, korban diduga diserang secara tiba-tiba. Ia dilempari batu, kemudian dipukul hingga terjatuh dan tidak berdaya. Dalam kondisi setengah sadar, korban sempat mendengar pelaku menyebut dirinya telah meninggal dunia. Tak berhenti sampai di situ, tubuh korban kemudian dibuang ke semak-semak di tepi sungai sekitar pukul 22.00 WIB.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban secara mengejutkan tersadar dan berusaha menyelamatkan diri dengan kondisi tubuh tertatih dan penuh luka. Saat tiba di depan rumah, korban kembali pingsan dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga.

Hingga kini, Nenek Saudah masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping. Kondisi korban dilaporkan mengalami lebam di wajah, nyeri hebat, serta pusing akibat benturan keras di bagian kepala.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas para pelaku dan saat ini tengah melakukan pengejaran. Aparat berjanji akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku, termasuk menelusuri praktik tambang emas ilegal di wilayah tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak buruk aktivitas tambang ilegal yang tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan dan nyawa warga, bahkan pemilik lahan sendiri. Publik mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Apriandi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama