Bandar Lampung,Viraltimes.id - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan menjelang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Koordinasi tersebut melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta Satgas Pangan. Fokus utama pengawasan diarahkan pada ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional dan modern.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, mengatakan sinergi antarlembaga menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan. Pemerintah daerah terus memantau kondisi lapangan secara berkala.
“Langkah yang dilakukan adalah meningkatkan koordinasi dengan TPID provinsi dan kabupaten/kota serta Satgas Pangan untuk memantau ketersediaan bahan pokok di pasar,” ujar Zimmi, Rabu (28/1/2026).
Selain pemantauan, pemerintah daerah juga mendorong kabupaten dan kota untuk mengambil langkah antisipatif sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan selama Ramadan. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mudah mengakses kebutuhan pokok.
Dengan koordinasi yang solid, Pemprov Lampung optimistis distribusi pangan selama Ramadan 2026 dapat berjalan lancar. Pemerintah berkomitmen menjaga situasi pasar tetap terkendali hingga Hari Raya Idulfitri.
@Widi
