Bandar Lampung , Viraltimes.id - Seorang pemuda bernama Hendra Winata melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya di sebuah rumah kost, Minggu (4/1/2026).
Peristiwa tersebut diduga terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Nunyai, Gang Rarindi, Nomor 34, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.
Hendra menyebut dirinya menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh berinisial D yang tinggal di lingkungan kos tersebut.
Hendra menjelaskan kejadian bermula saat teman Hendra kehilangan sebuah speaker di kosan dan melihat D sebagai orang terakhir yang menggunakan speaker tersebut.
D kemudian mengajak korban dan temannya untuk membicarakan persoalan itu di bagian belakang rumah kost. Namun, pertemuan tersebut justru berujung adu mulut.
Dalam kondisi emosi D menampar pipi kanan Hendra lalu memukul kening korban menggunakan gagang sapu.
Akibat peristiwa tersebut, Hendra mengalami luka dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat kejadian itu, Hendra mengalami luka robek di kening kanan, luka lecet di hidung kanan, dan nyeri pada pipi kanan.
Hendra melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kedaton dengan nomor laporan LP/B/11/I/2026/SPKT/POLSEK KEDATON/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.
Hendra juga menyebut ayah D berada di lokasi kejadian dan mengetahui langsung penganiayaan tersebut.
Hendra menambahkan bahwa ayah D merupakan purnawirawan Polri.
“Untuk kondisi saat ini, saya selaku korban mengalami trauma dan saya mengalami luka robek di bagian kepala yang dijahit empat jahitan, serta luka di bagian pelipis mata dan hidung,” ujar Hendra.
Hendra menyebut hingga kini belum ada tanggung jawab maupun itikad baik dari pihak pelaku.
Ia berharap aparat kepolisian dapat bertindak tegas dan profesional.
“Mengharapkan keadilan atas tindakan penganiayaan yang saya alami, dan polisi bisa tegas dan tegak lurus dalam menangani, jangan sampai berat sebelah, dikarenakan saya khawatir karena bapak pelaku merupakan oknum purnawirawan polisi sedang saya cuma masyarakat sipil biasa,” tuturnya.
@Widi
