Bandar Lampung , Viraltimes.id Stok beras di Provinsi Lampung dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan. Ketersediaan tersebut didukung oleh tren produksi padi yang terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni mengatakan, produksi padi Lampung mengalami lonjakan signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2024, produksi tercatat sebesar 2,79 juta ton dan meningkat menjadi sekitar 3,2 juta ton pada 2025.
“Kalau bicara 2025, itu kita naik sekitar 408 ribu ton dibandingkan 2024, dari 2,79 juta ton menjadi kurang lebih 3,2 juta ton,” kata Elvira Umihanni kepada viraltines.id, Kamis (8/1/2026).
Kondisi tersebut membuat Lampung mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat di dalam daerah, bahkan didistribusikan ke sejumlah provinsi lain. Beras dari Lampung selama ini dikirim ke Bengkulu, Jambi, hingga DKI Jakarta.
Selain produksi yang meningkat, ketersediaan stok beras juga didukung oleh jaminan pemerintah terhadap harga gabah petani. Pemerintah menetapkan harga acuan pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram untuk menjaga stabilitas produksi dan kesejahteraan petani.
“Untuk kondisi stok saat ini di Lampung sangat aman, bahkan beras kita juga banyak dikirim ke provinsi laim. Pemerintah menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat sepanjang tahun,” ujar Elvira.
@Widi
