BANDA ACEH – ViralTimes.id
Inilah sosok pemimpin yang benar-benar memikirkan tentang petani, tentang nasib rakyat, hingga diri sendiri pun tidak dihiraukannya. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP., MP, tak henti-hentinya memikirkan kendala yang dialami petani pasca bencana.
Hasil kerja keras dan kolaborasi intens yang ia pimpin kini mulai menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Ribuan hektare lahan sawah yang terdampak bencana, baik rusak ringan maupun rusak sedang, kini sudah mulai ditanam dan bahkan sudah ada yang panen!
"Ribuan hektar lahan sawah terdampak bencana baik rusak ringan dan rusak sedang sudah mulai ditanam, dan ada yang sudah panen. Ini sangat menggembirakan bagi kita semua, terutama para petani," ujar Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP., MP, dengan penuh rasa syukur.
Azanuddin Kurnia merinci, pemulihan sawah di Aceh terus dikebut siang dan malam sesuai arahan Bapak Gubernur Aceh. Data terbaru hingga 9 Oktober 2026 menunjukkan progres yang luar biasa.
Untuk kategori Rusak Ringan, seluas 23.818 Ha:
- Sudah Ditanam: 2.829,19 Ha (11,87%)
- Sudah Panen: 1.100 Ha (4,6%)
Untuk kategori Rusak Sedang seluas 4.393 Ha:
- Sudah Ditanam: 1.340 Ha (30,50%)
- Sudah Panen: 428 Ha (9,72%)
Total lahan yang sudah masuk dalam program pemulihan dan irigasi perpompaan mencapai 12.641 Ha dan terus bertambah. Ditargetkan pada pertengahan Oktober 2026, seluas 9.388 Ha lahan rusak ringan dan sedang sudah bisa direhabilitasi total dan mulai masuk tahap konstruksi.
Bukan hanya sawah, serapan anggaran untuk pemulihan sawah dan bantuan usaha tani di Aceh juga menunjukkan tren positif.
"Serapan anggaran untuk pemulihan sawah telah mencapai 56,7%. Kami yakin dengan kolaborasi yang intens antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota, TNI, dan para petani, pemulihan sawah ini dapat diselesaikan tepat waktu. Petani harus segera kembali tersenyum," tegas Azanuddin Kurnia.
Sosok Azanuddin Kurnia memang dikenal sebagai pemimpin yang turun langsung ke lumpur sawah, mendengarkan keluh kesah petani, dan mencari solusi nyata di lapangan. Baginya, sawah yang kembali hijau adalah kebahagiaan yang tak ternilai.
Kini, harapan itu telah menjadi kenyataan. Sawah-sawah yang sempat rusak diterjang bencana, kini kembali menghijau dan menguning, siap dipanen. Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk petani.
Petani Aceh Bangkit, Pangan Aceh Kuat!
Rian
