Wakili Sekda Aceh, Dr. Azanuddin Kurnia Buka Kegiatan Pupuk Bersubsidi 2026: Pastikan Pupuk Tepat Sasaran Untuk Petani Aceh

 


BANDA ACEH, __ViralTimes.id 

 Pemerintah Aceh menunjukkan keseriusan dalam mengawal ketersediaan pupuk untuk para petani. Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP IPU, ASEAN Eng mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh secara resmi membuka kegiatan "Persiapan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun 2026" yang digelar di Hotel Azana, Senin (15/9/2026).

Kegiatan strategis ini menjadi kunci untuk memastikan tidak ada lagi keluhan petani soal kelangkaan pupuk di musim tanam mendatang.

Acara tersebut dihadiri lengkap oleh seluruh stakeholder pertanian. Tampak hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Aceh beserta Kabid PSP, perwakilan PT Pupuk Indonesia, dan dinas terkait lainnya.

Untuk memperkuat materi dan regulasi, panitia menghadirkan narasumber-narasumber kompeten, di antaranya Dirjen Pupuk Kementerian Pertanian RI, Biro Ekonomi Setda Aceh, dan Tim PSP Distanbun Aceh.

Dalam sambutannya mewakili Sekda Aceh, Dr. Azanuddin Kurnia menegaskan bahwa pupuk bersubsidi adalah hak petani yang harus dikawal dengan ketat. Pemerintah Aceh tidak ingin ada penyimpangan, penyelewengan, maupun distribusi yang tidak tepat sasaran.

"Pupuk bersubsidi ini adalah urat nadi bagi ketahanan pangan Aceh. Saya minta kepada seluruh Kadis Pertanian dan Kabid PSP di Kabupaten/Kota untuk benar-benar mengawal data e-RDKK, memastikan stok tersedia di kios pengecer, dan memastikan pupuk sampai ke tangan petani yang berhak. Jangan sampai petani kita menjerit karena pupuk," tegas Azanuddin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Pupuk Indonesia, dan distributor agar penyaluran tahun 2026 berjalan lebih transparan, akurat, dan bebas dari permainan harga di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Aceh yang mandiri pangan dan petani yang sejahtera.(Rian)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama