Lampung Utara — Viraltimes.id, Seorang guru di SD Negeri 03 Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara, melayangkan protes keras terhadap kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada sekolahnya. Protes tersebut viral setelah menu MBG yang diterima dinilai tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan, Senin (12/1/2026).
Protes itu dilakukan bukan tanpa alasan. Menurut keterangan guru tersebut, program MBG di sekolahnya sempat vakum selama sekitar tiga minggu tanpa penjelasan. Namun, ketika kembali dibagikan, makanan yang diterima justru berada dalam kondisi memprihatinkan.
Berdasarkan temuan di lapangan, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan yang dibagikan menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Sayur terlihat berlendir, tempe goreng mengeluarkan bau tak sedap, serta buah anggur mulai membusuk. Kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi, apalagi untuk anak-anak usia sekolah dasar.
Guru tersebut menyayangkan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan program MBG di Lampung Utara. Ia menilai penyedia MBG diduga tidak memiliki kompetensi yang memadai dalam pengelolaan makanan, mulai dari pengolahan hingga distribusi.
“Program ini seharusnya mendukung kesehatan dan kecerdasan anak, bukan justru membahayakan. Pemerintah perlu segera mengevaluasi pelaksana MBG di Lampung Utara,” ujar guru tersebut.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penunjukan pihak pengelola MBG. Menurutnya, tanpa pengawasan ketat, program yang bersumber dari anggaran negara tersebut rawan diselewengkan dan berpotensi merugikan peserta didik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG Lampung Utara maupun dinas terkait mengenai keluhan tersebut. Media masih berupaya meminta konfirmasi guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.
Red
