Dari Jepang, Wartawan Asal Pringsewu Perkenalkan FKWKP ke Mancanegara

 

Jepang - viraltimes.id, Di tengah hiruk pikuk Negeri Sakura, ribuan kilometer dari Pringsewu, sebuah identitas kecil namun sarat makna diabadikan dalam sebuah foto. Di sanalah Sahlani Abdi Bangsawan berdiri seorang wartawan, perantau, sekaligus anak daerah membawa nama Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pringsewu (FKWKP) ke panggung yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: Jepang.

Jarak, bagi Sahlani, bukan alasan untuk melepaskan akar. Hampir tiga tahun ia menetap di Jepang, menjalani hari sebagai perantau di negeri yang tertib dan disiplin. Namun di sela kesibukan dan perbedaan budaya, hatinya tetap tertambat pada dunia jurnalistik dan tanah kelahirannya di Pringsewu.

Melalui sebuah foto dokumentasi sederhana, Sahlani memperkenalkan FKWKP organisasi yang selama ini menjadi rumah bagi para wartawan daerah. Tidak ada seremoni besar, tidak pula panggung resmi. Hanya sebuah momen sunyi yang berbicara tentang kebanggaan, loyalitas, dan ikatan emosional yang tak terputus oleh batas negara.

“Saya bangga, FKWKP selama ini sudah menjadi tempat yang nyaman. Kepedulian FKWKP terhadap permasalahan sosial masyarakat sangat membantu, harapannya media di Pringsewu selalu dicintai masyarakat,” tutur Sahlani, Kamis (01/01/2026), dengan nada yang mencerminkan rasa memiliki.

Bagi Sahlani, FKWKP bukan sekadar forum komunikasi. Ia adalah ruang kebersamaan, tempat berbagi kegelisahan, dan wadah kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Nilai-nilai itulah yang terus ia bawa, bahkan ketika langkahnya kini berpijak di negeri asing.

Di Jepang, Sahlani belajar tentang ketepatan waktu, etos kerja, dan kedisiplinan. Namun dari Pringsewu, ia membawa nilai yang tak kalah penting: keberpihakan pada masyarakat dan semangat kolektif sesama wartawan. Dua dunia yang berbeda itu bertemu dalam satu identitas seorang jurnalis.

Apa yang dilakukan Sahlani mungkin tampak sederhana. Namun di balik kesederhanaan itu tersimpan pesan kuat: jurnalisme tidak mengenal batas geografis, dan rasa memiliki terhadap organisasi serta daerah asal tidak luntur oleh jarak.

Langkah kecil dari Jepang ini menjadi penanda bahwa FKWKP tidak hanya hidup di ruang-ruang lokal, tetapi juga hadir dalam kisah para anggotanya di mancanegara. Sebuah cerita tentang dedikasi, kebanggaan, dan semangat menjaga marwah profesi, di mana pun berada. 

Red

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama